Hemat Boleh, Namun Pendidikan Jangan Dikorbankan

loading…

Siswa sekolah dasar (SD). Foto: Dok SindoNews

JAKARTA – Komisi X DPR mengingatkan pemerintah agar kedepanny tidak tergesa-gesa dalam merumuskan kebijakan, khususnya di sektor pendidikan. Setiap kebijakan pendidikan harus dikaji dengan matang dan tidak reaktif.

Peringatan ini disampaikan anggota Komisi X DPR Andi Muawiyah Ramly menanggapi langkah pemerintah yang membatalkan rencana penerapan pembelajaran daring sebagai bagian strategi hemat energi nasional mulai April 2026.

“Kita apresiasi pembatalan kebijakan daring ini. Tapi kedepan, pemerintah jangan buru-buru mengambil kebijakan, apalagi yang menyangkut pola pendidikan. Ini menyangkut masa depan bangsa,” kata pria yang akrab disapa Amure, Jumat (27/3/2026).

Baca juga: Pemerintah Batal Terapkan Pembelajaran Daring bagi Siswa

MEMBACA  Switch 2 Terlalu Panas? Nintendo Baru Saja Memperingatkan yang Tak Boleh Diabaikan

Tinggalkan komentar