Dua Anak Harimau Bengal di Kebun Binatang Bandung Meninggal Akibat Panleukopenia

Bandung, Jawa Barat (ANTARA) – Dua anak harimau Bengal berusia delapan bulan, Huru dan Hara, di Kebun Binatang Bandung meninggal karena panleukopenia, menurut Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat.

BBKSDA Jabar, Eri Mildranaya, menyebut kedua anak harimau itu terinfeksi virus yang sangat berbahaya bagi hewan muda.

>”Secara umum, keduanya terinfeksi panleukopenia. Semua upaya sudah dilakukan untuk menyelamatkan mereka, tetapi hasilnya tidak seperti yang diharapkan,” katanya di Bandung pada hari Kamis.

Dia menjelaskan anak harimau itu dirawat melalui upaya bersama yang melibatkan Rumah Sakit Hewan Cikole, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), BBKSDA, dan tim medis kebun binatang.

>”Kami sangat berduka. Anak-anak harimau ini sudah menjadi bagian dari masyarakat Bandung,” ujarnya.

Anak harimau itu menunjukkan gejala seperti muntah, diare, dan terdapat darah pada kotorannya, yang mengindikasikan infeksi virus yang menyerang sistem pencernaan dan kekebalan tubuh.

Eri menuturkan virus itu bisa berasal dari berbagai sumber, termasuk lingkungan sekitar.

>”Kami belum bisa memastikan apakah ada hewan lain yang terinfeksi. Kedua anak harimau langsung diisolasi dan dirawat intensif begitu gejalanya muncul,” jelasnya.

Huru dan Hara dilaporkan masing-masing meninggal pada hari Kamis dan Selasa.

Mereka lahir pada 12 Juli 2025 dari induk jantan bernama Sahrulkan dan betina bernama Jelita.

**Berita terkait:**

[Anak harimau Sumatera ditangkap dekat pemukiman di Indonesia](https://en.antaranews.com/news/408410/young-sumatran-tiger-captured-near-village-in-indonesia)

[Otoritas Riau selidiki penampakan harimau Sumatera dekat fasilitas minyak](https://en.antaranews.com/news/400045/riau-authorities-probe-sumatran-tiger-sighting-near-oil-facility)

Penerjemah: Rubby Jovan, Raka Adji

Editor: Anton Santoso

Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Mahasiswa Unpad Merasakan Serunya Jadi Reporter di IMG Campus Connect

Tinggalkan komentar