Hak Asuh Anak Dipercayakan kepada Wardatina Mawa, Perpisahan dengan Insanul Fahmi Kian Nyata

Kamis, 26 Maret 2026 – 08:30 WIB

Jakarta, VIVA – Proses perceraian antara Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi semakin menemukan titik terang. Keduanya diketahui sudah sepakat untuk berpisah. Insanul yang sebelumnya masih berjuang, kini disebut sudah merelakan rumah tangganya.

Salah satu poin penting yang mulai disepakati adalah soal hak asuh anak, yang disebut akan jatuh ke tangan Mawa. Di tengah konflik rumah tangga yang berlanjut, keputusan terkait anak menjadi perhatian utama. Scroll ke bawah untuk baca artikel lengkapnya.

Dalam proses mediasi yang berlangsung, kedua belah pihak akhirnya mulai menemui kesepahaman tentang pengasuhan anak. Pihak Insanul Fahmi dikabarkan tidak keberatan jika hak asuh diberikan kepada Mawa. Hal ini diungkap oleh kuasa hukum Mawa, Muhammad Idrus, dalam keterangannya ke media.

"Namun, dari pihak tergugat juga tidak keberatan hak asuh anak itu jatuh ke tangan penggugat. Tapi, pihak tergugat meminta untuk dapat akses melihat anaknya," kata Idrus via zoom kepada media pada Rabu, 25 Maret 2026.

Meski hak asuh cenderung diberikan ke Mawa, Insanul tetap minta agar dirinya bisa bertemu dengan anaknya dalam kondisi tertentu. "Kesepakatan tadi, secara tertulis, adalah diberikan akses itu, melihat anak dengan tidak mengganggu sekolahnya," lanjutnya.

Di sisi lain, upaya damai lewat mediasi justru berakhir tanpa kesepakatan. Pertemuan antara kedua pihak yang difasilitasi pengadilan tidak berhasil meredakan konflik yang sudah lama berlangsung.

"Jadi begini, tadi mediasinya… ya dipertemukan kedua belah pihak, dari penggugat dan tergugat. Dan mediasinya gagal. Pihak penggugat tetap mau berpisah," jelas Idrus.

Keputusan Mawa untuk mengakhiri pernikahan disebut sudah bulat dan tidak berubah. Dia memilih untuk lanjutkan proses hukum sampai tuntas di pengadilan. "Kalau Mawa ya tetap ingin perjalanan persidangan ini dilanjutkan. Soalnya persidangan kan ada prosedurnya, ada SOP-nya," jelasnya lagi.

MEMBACA  Turkiya Membantah Keterlibatan dalam Rencana Dugaan Pembunuhan Menteri Israel, Ben Gvir

Perubahan sikap juga datang dari pihak Insanul Fahmi. Jika dulu ia berusaha pertahankan rumah tangga, kini ia disebut tidak lagi menolak perceraian. "Jawaban dari pihak tergugat adalah bahwa pihak tergugat tidak keberatan untuk berpisah," kata Idrus kepada media via zoom pada Rabu, 25 Maret 2026.

Halaman Selanjutnya

Tinggalkan komentar