Karanganyar, Jawa Tengah (ANTARA) – Korps Lalu Lintas Polri mengakhiri rekayasa lalu lintas satu arah nasional untuk arus balik mudik Lebaran dari kilometer 414 Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang hingga kilometer 70 Gerbang Tol Cikampek Utama pada Rabu sore.
“Sore ini, kami juga menerapkan langkah normalisasi tambahan. Sistem satu arah sebelumnya dari kilometer 414 ke kilometer 263. Dari 263, kami menormalkan lalu lintas, dan mensterilkannya lebih lanjut hingga kilometer 70,” ujar Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho, pada Rabu.
Dia mengatakan rekayasa lalu lintas diakhiri karena arus kendaraan sudah mulai lancar setelah puncak arus balik pada Selasa (24 Maret).
“Kami melakukan analisis dan evaluasi penghitungan lalu lintas di Gerbang Tol Banyumanik dan Kalikangkung, dan hasilnya cukup lancar dan normal,” jelasnya.
Dia kemudian menginformasikan bahwa pengaturan kontraflow satu laju saat ini masih berlaku dari KM 70 hingga KM 55 di Tol Trans Jawa.
“Begitu juga, pengaturan tetap diterapkan untuk kendaraan dari Jawa Barat, dengan membuka jalan tol fungsional Japek II Selatan dari Sadang, Deltamas, ke Setu, sebelum tersambung ke JORR,” lanjut dia.
Sebelumnya, pada Selasa (24 Maret), polisi menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah nasional dari KM 414 hingga KM 70.
Puncak gelombang pertama arus balik mudik terjadi pada Selasa dengan 256.338 kendaraan menuju Jakarta dan sekitarnya.
Berdasarkan catatan, sebanyak 2.521.229 kendaraan meninggalkan Jakarta selama arus mudik.
Hingga Rabu siang, sekitar 2.040.000 kendaraan telah memasuki Jakarta dan sekitarnya. Oleh karena itu, masih ada 481.229 kendaraan yang akan kembali ke Jakarta.
Puncak arus balik tahun ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya, naik dari 223.163 kendaraan pada 2025 menjadi 256.338 kendaraan pada 2026.
Berita terkait: Indonesia siapkan langkah lalu lintas jalan untuk lonjakan arus balik Lebaran
Berita terkait: Polisi Indonesia imbau arus balik Lebaran bertahap dengan WFA
Berita terkait: Kecelakaan lalu lintas menurun selama mudik Lebaran 2026: Menteri
Penerjemah: Nadia Putri R, Resinta Sulistiyandari
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026