Kecepatan Internet Bali Melampaui Rata-Rata Nasional di Masa Liburan

Badung, Bali (ANTARA)
Menteri Komunikasi Indonesia menyatakan kecepatan internet di Bali lebih baik dari rata-rata nasional selama periode pemantauan Ramadan dan Idul Fitri, menunjukan performa jaringan yang stabil di tengah puncak arus perjalanan liburan.

Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid mengatakan kecepatan unduh rata-rata nasional mencapai 95 Mbps, dengan kecepatan unggah 42 Mbps, yang mengindikasikan kondisi yang umumnya andal. Namun di Bali, kecepatan unduh rata-rata lebih tinggi, yaitu sekitar 105 Mbps.

Angka-angka tersebut berdasarkan pemantauan yang dilakukan di posko komando bersama Ramadan dan Idul Fitri antara 13 hingga 24 Maret, ujarnya di Kabupaten Badung pada Selasa.

Di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, kecepatan internet mencapai 250 Mbps, mencerminkan konektivitas yang kuat di salah satu pusat perjalanan tersibuk negara ini selama lonjakan liburan.

Hafid menyampaikan apresiasi kepada operator jaringan seluler yang telah mempertahankan kualitas layanan di musim perjalanan padat ini, saat permintaan biasanya melonjak akibat peningkatan mobilitas.

Di seluruh Bali, Indosat mencatat tingkat keberhasilan uji kecepatan tertinggi sebesar 98,25 persen, diikuti oleh Telkomsel (89,3%) dan XL Axiata (58,99%), menurut data kementerian.

Dia mencatat bahwa tidak semua area telah tercakup sepenuhnya oleh alat penguji, tetapi upaya pemantauan akan berlanjut hingga 29 Maret untuk memastikan layanan yang konsisten selama sisa periode liburan.

“Operasi akan berlanjut sampai 29 Maret untuk memastikan perjalanan mudik yang lancar dan aman bagi masyarakat,” kata Hafid, merujuk pada arus balik tahunan Idul Fitri.

Meskipun performa umumnya kuat, perlambatan sementara tercatat antara tanggal 14 dan 17 Maret di Pelabuhan Gilimanuk, serta pada 18 Maret menjelang Hari Raya Nyepi, akibat lonjakan aktivitas pengguna.

MEMBACA  Pertemuan Prabowo-Putin, Jamuan Makan Siang Dijadwalkan di Istana Konstantin

Kementerian telah mengerahkan sekitar 500 posko pemantauan bersama di seluruh negeri, yang tidak hanya melacak kinerja jaringan tetapi juga mendukung koordinasi transportasi yang lebih luas selama periode liburan.

Di posko komando bandara, Hafid juga meninjau data frekuensi penerbangan untuk memastikan jaringan komunikasi tetap stabil dan tidak mengganggu operasi penerbangan selama musim puncak perjalanan.

Pemerintah bertujuan untuk mempertahankan infrastruktur digital yang andal sebagai bagian dari upaya lebih luas untuk mendukung perjalanan liburan yang aman, efisien, dan terhubung di seluruh Indonesia.

Berita terkait: Pemerintah siapkan jaringan internet 5G untuk dukung G20 di Indonesia

Penerjemah: Muliantari, Kenzu
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar