Elon Musk Ungkap Proyek Terafab Senilai $25 Miliar untuk Pembuatan Chip

Elon Musk tampil di atas panggung akhir pekan lalu untuk mengumumkan kemitraan baru antara Tesla, SpaceX, dan xAI guna membangun pabrik pembuat chip senilai $25 miliar di Austin, Texas, yang dinamai Terafab.

Dengan menyebut Samsung, TSMC, dan pembuat chip lainnya, Musk menyatakan bahwa proyek Terafab perlu segera dimulai karena para mitra semikonduktor yang ada dinilai tidak cukup cepat dalam memproduksi chip. Jika terealisasi, Terafab akan menjadi pabrik manufaktur semikonduktor terbesar di dunia.

Upaya menghadirkan lebih banyak fasilitas semikonduktor di AS bukanlah hal baru. CHIPS Act tahun 2022 memicu peningkatan signifikan dalam pengumuman investasi lanjutan untuk fasilitas semacam itu di tanah Amerika. Nvidia pun mulai memproduksi chip di pabriknya di Arizona tahun lalu, dan motivasinya bukan semata-mata karena persoalan tarif.

CHIPS Act telah mendanai beberapa proyek pembuatan chip, termasuk pabrik besar Intel senilai $8 miliar, meski penetrasi tambahan fabrikasi semikonduktor di AS berjalan lambat. Kehadiran Terafab akan menjadi tambahan infrastruktur yang signifikan untuk pembuatan chip dalam negeri di AS, dan sejauh ini merupakan yang termahal. Belum ada kabar apakah Terafab akan menerima pendanaan di bawah CHIPS Act.

Perangkat elektronik Anda digerakkan oleh chip yang berfungsi sebagai otaknya. Jenisnya beragam, mulai dari seri M Apple hingga CPU Vera Rubin milik Nvidia dan lainnya. Proyek Terafab bertujuan meringankan kelangkaan chip yang saat ini menghambat perangkat-perangkat pendukung, yang nantinya akan menghidupkan robotika AI dan sebagainya. (Ledakan AI juga menyebabkan kelangkaan RAM yang masif, yang tidak diperkirakan membaik hingga 2028, dan turut memengaruhi harga produk elektronik seperti smartphone dan laptop.)

Musk merincikan dua chip yang rencananya akan dibangun, yaitu AI5 dan AI6, yang akan menggerakkan usaha-usaha yang sudah ada di Bumi, seperti robot Optimus Tesla dan mobil swakemudi. Juga dirinci chip D3, yang katanya akan dibuat untuk satelit orbital di angkasa. Ambisi semacam ini tidak hanya datang dari Musk. Nvidia juga mengumumkan tujuan serupa untuk membangun pusat data AI orbital selama konferensi GTC mereka pekan lalu.

MEMBACA  Aturan Suksesi Hanya untuk Laki-Laki Menjadi Bayangan dalam Perayaan Dewasa Pangeran Jepang | Galeri Berita

Proyek ini bertujuan agar setiap tahap proses manufaktur terjadi di dalam fasilitas tersebut untuk memproduksi chip miliaran unit, dengan menargetkan proses 2-nanometer. Musk yakin proyek ini akan membantu mendorong kita menjadi “peradaban galaktik”.

Kedengarannya seperti proyek yang ambisius, meski tidak semua orang mempercayainya. Musk secara historis kerap mengumumkan proyek-proyek yang terkesan fantastis, seperti baterai “sejuta mil” yang akhirnya tidak kunjung terealisasi. Apakah fasilitas Terafab benar-benar akan menjadi kenyataan, saat ini masih merupakan permainan tunggu.

Tinggalkan komentar