FCC Larang Penggunaan Router Buatan Luar Negeri Sebagai Ancaman Keamanan Nasional

Komisi Komunikasi Federal (FCC) telah mengambil langkah untuk melarang **router** Wi-Fi buatan luar negeri, berdasarkan **fak sheet** yang dirilis pada Senin sore.

Larangan ini mencakup “semua router tingkat konsumen yang diproduksi di negara asing.” Para produsen router dapat mengajukan pengecualian, namun sejauh ini, belum ada satu pun yang mendapat Persetujuan Bersyarat di **situs web** FCC.

Ini merupakan perkembangan monumental bagi pasar router Wi-Fi AS. Hampir setiap router yang tersedia untuk dibeli di negara ini setidaknya sebagian diproduksi di luar AS, termasuk merek-merek seperti TP-Link, Asus, dan Netgear.

Menurut **daftar FAQ** yang diterbitkan FCC, sebuah router akan dianggap buatan luar negeri jika “setiap tahap utama proses pembuatannya, termasuk manufaktur, perakitan, desain, dan pengembangan” terjadi di luar AS. Larangan ini tidak berlaku untuk router yang sudah ada dan sebelumnya telah mendapat otorisasi dari FCC.

“Saya menyambut baik penetapan keamanan nasional dari Cabang Eksekutif ini, dan saya senang bahwa FCC kini telah menambahkan router produksi asing, yang dinilai menimbulkan risiko keamanan nasional yang tidak dapat diterima, ke dalam Daftar Cakupan FCC,” ujar Ketua FCC Brendan Carr dalam sebuah pernyataan.

Ini tidak berarti Anda harus mengganti router yang sudah dimiliki. FCC memperjelas bahwa aturan ini tidak berlaku untuk router yang dibeli sebelumnya, namun Anda tidak akan dapat membeli router baru yang belum mendapat otorisasi FCC sebelum larangan hari ini diberlakukan.

TP-Link khususnya telah menjadi sorotan pemerintah AS selama lebih dari setahun, terkait hubungannya dengan Tiongkok, dengan lebih dari setengah lusin departemen dan lembaga AS **dilaporkan mendukung** larangan pada akhir 2025. Namun tindakan FCC hari ini melampaui sekadar TP-Link dan akan mempengaruhi hampir setiap perusahaan router.

MEMBACA  Judul dalam bahasa Indonesia: "Starship SpaceX Kehilangan Kendali dan Terbakar Usai Mencapai Luar Angkasa" (Alternatif lebih formal jika diperlukan: "Wahana Starship SpaceX Berputar Tak Terkendali lalu Hangus Terbakar Setelah Tiba di Luar Angkasa")

CNET telah menghubungi FCC, Asus, D-Link, Eero, Netgear, Razer, dan TP-Link untuk mendapatkan komentar, namun perwakilan mereka belum segera merespon. Kami akan terus memperbarui berita ini seiring dengan terkumpulnya informasi lebih lanjut.

Tinggalkan komentar