Tradisi Utama Idul Fitri di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Idul Fitri, atau yang dikenal dengan Lebaran, adalah salah satu perayaan paling ditunggu di Indonesia.

Selain menandai berakhirnya puasa Ramadan, hari raya ini penuh dengan tradisi yang diturunkan dari generasi ke generasi dan tetap menjadi pusat identitas budaya bangsa.

Mudik

Kendaraan terlihat macet di Tol Jakarta-Cikampek di Karawang, Jawa Barat, Rabu (18 Maret 2026). ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/foc.

Beberapa hari sebelum Lebaran, jutaan orang Indonesia meninggalkan kota besar untuk pulang ke kampung halaman. Meski perjalanan panjang dan melelahkan, keluarga berkumpul untuk merayakan bersama. Perjalanan tahunan yang disebut mudik ini termasuk yang terbesar di dunia, sehingga pemerintah bersiap berbulan-bulan dengan layanan transportasi tambahan dan pengamanan ekstra. Kementerian Perhubungan memperkirakan akan ada 143,9 juta perjalanan pada tahun ini.

Takbiran

Warga membawa ornamen berbentuk kubah masjid dalam Pawai Obor dan Takbiran di Bonggoeya, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (20 Maret 2026). ANTARA FOTO/Andry Denisah/agr

Pada malam Lebaran, masjid-masjid bergema dengan takbir sementara jalanan dipenuhi pawai, pertunjukan drumband, dan kembang api. Tradisi yang disebut takbiran ini melambangkan sukacita dan rasa syukur atas berakhirnya Ramadan.

Shalat Id

Umat Muslim melaksanakan shalat Idul Fitri di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Sabtu (22 April 2023). (ANTARA FOTO/FAUZAN)

Di pagi hari Lebaran, umat Muslim berkumpul di masjid dan lapangan umum untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri. Di Jakarta, Masjid Istiqlal—terbesar di Indonesia—dapat menampung hingga 200.000 jamaah.

Halal Bihalal

Penyintas bencana bersalaman setelah melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Desa Agusen, Blangkejeren, Gayo Lues, Aceh, Sabtu (21 Maret 2026). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.

Salah satu tradisi paling berharga adalah halal bihalal, di mana keluarga dan komunitas saling bertukar salam, bersalaman, dan meminta maaf. Ucapan "Mohon maaf lahir dan batin" disampaikan secara luas, memperkuat rekonsiliasi dan kerukunan sosial.

MEMBACA  Peraturan forex baru Indonesia dapat membantu memperkuat rupiah: IBC

Hidangan Lebaran

Pedagang menjual anyaman ketupat di pasar tradisional di Lhokseumawe, Aceh, Kamis (19 Maret 2026). ANTARA FOTO/Rahmad/wsj. (ANTARA FOTO/RAHMAD)

Makanan memainkan peran sentral saat Lebaran. Ketupat disajikan dengan hidangan seperti opor ayam dan rendang. Menyiapkan hidangan ini bersama-sama merupakan momen perekat keluarga, sementara ketupat sendiri melambangkan rasa syukur dan permintaan maaf.

THR (Tunjangan Hari Raya)

Tunjangan Hari Raya (THR) adalah tunjangan khusus yang diberikan oleh perusahaan dan anggota keluarga. Anak-anak menantikan amplop berisi uang baru, yang sering dihias untuk membuat momen itu meriah.

Baju Baru dan Belanja

Membeli pakaian baru adalah ciri khas Lebaran lainnya. Dengan diskon Lebaran di mal dan bazar, belanja menjadi bagian dari perayaan. Pakaian tradisional termasuk baju koko untuk pria dan gamis untuk wanita, seringkali dalam warna pastel dan setelan keluarga yang serasi.

Ziarah Kubur

Warga melakukan ziarah kubur saat Idul Fitri 1447 Hijriah di Pemakaman Muslim Wanasari, Denpasar, Bali, Sabtu (21 Maret 2026). (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

Banyak orang Indonesia juga mengunjungi makam leluhur sebelum atau sesudah Lebaran, membersihkan makam, menaburkan kelopak bunga, dan mendoakan. Tradisi ini mencerminkan ingatan dan rasa hormat kepada mereka yang telah mendahului.

Lebaran di Indonesia lebih dari sekadar ibadah keagamaan—ia adalah fenomena budaya dan sosial. Dirayakan dengan antusias di seluruh kepulauan, ia mewujudkan pembaruan, sukacita, dan persatuan. Saat jutaan orang berkumpul di masjid, berbagi makanan, dan pulang kampung, Lebaran tetap menjadi bukti nyata akan kekuatan iman, ikatan keluarga, dan semangat kebersamaan Indonesia yang abadi.

Reporter: Yashinta Difa P
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

https://openjournals.utoledo.edu/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=WRA

Tinggalkan komentar