Universitas Florida Digugat Atas Penutupan Cabang Republikannya karena Tuduhan Antisemitisme

Kelompok Republik Kampus menggugat presiden Universitas Florida
Mereka menuntut karena masalah kebebasan berbicara. Universitas mematikan grupnya setelah tahu ada anggota yang melakukan tindakan antisemit.

Gugatan diajukan Senin lalu di pengadilan federal terhadap presiden sementara, Donald Landry. Mereka minta hakim menghentikan keputusan kampus dan mengembalikan akses ke fasilitas kampus di Gainesville.

Dalam gugatannya, kelompok itu berkata, "Universitas Florida menghukum dengan mematikan UFCR, sebagai tanggapan atas pandangan yang dituduhkan pada seorang anggota, dan untuk membungkam klub ini."

Juru bicara UF, Cynthia Roldan Hernandez, bilang lewat email bahwa universitas tidak berkomentar soal proses hukum yang belum selesai.

Pejabat Universitas Florida mengatakan mereka dapat info dari Federasi Republik Kampus Florida bahwa federasi telah membubarkan cabang di kampus Gainesville. Alasannya, beberapa anggota melanggar aturan dan nilai-nilai, termasuk isyarat antisemit baru-baru ini.

Universitas akan bantu menghidupkan kembali cabang kampus itu di bawah kepemimpinan mahasiswa baru, kata pihak UF, saat federasi sudah siap.

Menurut gugatan, penonaktifan itu tidak berdasarkan peraturan universitas. Itu hanya berdasarkan ekspresi pandangan seorang anggota "yang dituduh antisemit."

Universitas juga tidak memberi pemberitahuan yang cukup dan tidak kasih kesempatan pada klub untuk menjelaskan cerita mereka.

Ini adalah kali kedua bulan ini sebuah universitas negeri di Florida bertindak terhadap grup Republik yang dituduh terlibat perilaku rasis atau antisemit.

Awal bulan ini, Florida International University di Miami menyelidiki grup chat yang dibuat pejabat Partai Republik cabang Miami-Dade. Isinya mengandung kata-kata rasis kasar, komentar antisemit, dan bahasa merendahkan perempuan. Chat itu melibatkan mahasiswa dan beberapa pemimpin konservatif di universitas tersebut.

Musim gugur lalu, Komite Negara Partai Republik New York menangguhkan organisasi Republik Muda setelah grup chatnya bocor. Isinya ada lelucon tentang pemerkosaan dan komentar santai tentang kamar gas.

MEMBACA  Mantan Direktur FBI James Comey Dihadapkan pada Dua Tuduhan

Tinggalkan komentar