Abra Bersiap Melantai di Bursa Menerjemah Aksi SPAC

Platform Kekayaan Kripto Abra Akan Go Public Lewat Kesepakatan SPAC

Abra, sebuah platform manajemen kekayaan untuk cryptocurrency, telah umumkan rencana untuk go public melalui penggabungan dengan perusahaan akuisisi khusus (SPAC).

Kesepakatan SPAC melibatkan perusahaan cangkang yang mengakuisisi perusahaan swasta, lalu bergabung untuk membawanya ke publik tanpa harus melalui proses due diligence ketat seperti Penawaran Saham Perdana (IPO) tradisional.

Kesepakatan ini akan membuat Abra bergabung dengan kendaraan SPAC, New Providence Acquisition Corp. III (NASDAQ: $NPACW). Nilai perusahaan kripto ini ditaksir sebesar 750 juta dolar AS.

Perusahaan gabungan nantinya akan berganti nama menjadi “Abra Financial” dan diperkirakan akan *diperdagangkan* di bursa Nasdaq (NASDAQ: $NDAQ) dengan simbol ticker “ABRX”.

Tanggal pasti untuk debut di pasar saham belum diumumkan.

Didirikan pada 2014 dan berkantor pusat di San Francisco, California, Abra menyediakan berbagai layanan bagi investor cryptocurrency.

Platformnya memungkinkan institusi, penasihat investasi terdaftar, kantor keluarga, dan individu kaya untuk menyimpan dan *mentrading* cryptocurrency seperti Bitcoin (CRYPTO: $BTC) dan Ethereum (CRYPTO: $ETH).

Abra juga memungkinkan perdagangan ratusan token kripto dan memungkinkan klien mendapatkan hasil (yield) serta meminjam uang tunai dengan jaminan aset digital mereka.

Manajemen Abra menyatakan bahwa perusahaan mereka beroperasi sebagai penasihat investasi terdaftar di SEC dan menyajikan layanannya sebagai jembatan antara manajemen kekayaan tradisional dan pasar kripto.

Dana yang dihimpun dari kesepakatan SPAC akan digunakan untuk mendukung pengembangan produk dan ekspansi ke area seperti aset dunia nyata yang ditokenisasi dan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Abra memiliki target untuk mengelola lebih dari 10 miliar dolar AS pada tahun 2027.

Sebelumnya, perusahaan ini menjalankan operasi perdagangan kripto untuk investor ritel, sebelum mengembalikan dana ke klien dan beralih fokus ke investor institusional dan pelanggan bernilai kekayaan tinggi.

MEMBACA  Samuelsson kembali sebagai CEO di Volvo Cars

Tinggalkan komentar