Wakil Presiden Gibran Serukan Persatuan Menjelang Perayaan Nyepi dan Idul Fitri

Jakarta (ANTARA) – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan harapan agar perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah dapat menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan persatuan bangsa Indonesia.

“Semoga perayaan Nyepi dan Lebaran tahun ini menjadi momen penting untuk kita semua mempererat solidaritas dan kebersatuan sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya dalam pernyataan yang diunggah di kanal YouTube Wakil Presiden, Minggu.

Menurut Gibran, hari besar keagamaan ini diharapkan dapat memupuk kebersamaan masyarakat dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman bangsa.

Dia mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka 1948 bagi umat Hindu di seluruh Indonesia, dengan harapan perayaannya membawa kedamaian, kebijaksanaan, dan semangat baru untuk pembangunan nasional.

Sementara, kepada umat Muslim di Indonesia, dia mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah, semoga berkah dan lindungan selalu dilimpahkan kepada bangsa.

Wapres mencatat tahun ini cukup spesial karena Tahun Baru Imlek berdekatan dengan Ramadan, sementara Nyepi pada 19 Maret jatuh dekat dengan perayaan Lebaran di minggu ketiga Maret.

“Momentum ini menegaskan bahwa keragaman Indonesia bukanlah hal yang harus dipertentangkan, melainkan kekuatan nasional yang memungkinkan masyarakat hidup bersama secara rukun,” tegasnya.

Gibran menambahkan, keberagaman keyakinan, suku, dan tradisi merupakan identitas nasional yang diikat solidaritas, anugerah Tuhan Yang Maha Esa untuk dijaga seluruh warga.

“Sebagai warga bangsa, kita harus bersyukur dan merawat keberagaman ini,” ucap dia.

Menjelang hari raya, pemerintah meluncurkan program stimulus ekonomi untuk memudahkan mobilitas masyarakat dan menjaga daya beli.

Untuk mendukung mudik, pemerintah memberikan diskon transportasi signifikan pada 14–29 Maret 2026, termasuk potongan 30% untuk kereta api dan Pelni, serta 17–18% untuk tiket pesawat kelas ekonomi. Biaya pelabuhan juga ditiadakan pada 12–31 Maret 2026.

MEMBACA  Pemerintah Tingkatkan Pengawasan Kapal Pesiar untuk Lindungi Terumbu Karang

Agar perjalanan tidak terlalu padat, skema kerja dari mana saja (WFA) akan diterapkan pada 16–17 dan 25–27 Maret 2026.

Selain itu, pemerintah akan membagikan bantuan pangan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng selama dua bulan kepada 35,04 juta keluarga penerima.

Kebijakan ini dirancang agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan fleksibel sekaligus menjaga kegiatan ekonomi dan pariwisata tetap bergairah serta kebutuhan pokok terjangkau.

Berita terkait: Indonesia imbau rute aman dan waspadai hujan lebat untuk pemudik Lebaran
Berita terkait: Indonesia siapkan layanan mudik Lebaran bagi pekerja migran

*Penerjemah: Fathur Rochman, Resinta Sulistiyandari
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2026*

Tinggalkan komentar