Indonesia Bentuk Dewan Nasional untuk Perkuat Sumber Daya Manusia

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia secara resmi membentuk Dewan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mendukung misi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pengembangan sumber daya manusia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti pada Jumat (13 Maret) melantik anggota dewan ini, dan menyebutkan bahwa dewan ini adalah yang pertama di Indonesia.

Dia menekankan bahwa pembentukannya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Dalam pernyataan yang dikutip Sabtu ini, dia menyatakan bahwa dewan ini mencerminkan visi kementeriannya untuk memastikan pendidikan berkualitas bagi seluruh warga, selaras dengan salah satu dari delapan misi utama presiden—yang dikenal sebagai Asta Cita.

“Kami menempatkan visi ini dalam pandangan optimis bahwa setiap anak di Indonesia berhak atas pendidikan yang berkwalitas,” tambah Mu’ti.

Menyoroti Asta Cita nomor 4 yang menekankan kualitas sumber daya manusia, menteri menekankan bahwa kantornya bertekad memperkuat pendidikan dasar dan menengah sebagai fondasi sistem nasional.

Untuk mendukung misi tersebut, lanjutnya, kementerian fokus pada inisiatif untuk meningkatkan pendidikan karakter dan kompetensi dalam sains, teknologi, teknik, dan matematika, agar bakat muda dapat unggul dengan keterampilan yang relevan di masa depan.

Dia menjelaskan lebih lanjut bahwa dewan nasional yang baru dilantik ini diharapkan dapat menjadi mitra strategis, memberikan masukan, kritik, dan saran yang konstruktif kepada kementerian untuk meningkatkan efektifitas program.

“Kami mengharapkan masukan konstruktif yang dapat membimbing kami menuju perbaikan,” ujarnya.

Mu’ti kemudian meminta anggota dewan untuk bersinergi dengan semua unit di kementerian melalui kemitraan kolaboratif yang terbangun atas dasar saling menghargai.

“Kementerian kami akan berusaha tetap terbuka terhadap masukan, mencatat dari anda semua agar kami dapat melayani masyarakat lebih baik,” katanya kepada dewan yang akan bekerja hingga 2031.

MEMBACA  Kementerian untuk mempermudah aturan pengiriman tenaga kesehatan ke luar negeri

Berita terkait: Presiden Prabowo tekankan sumber daya manusia kunci kesuksesan nasional

Berita terkait: Indonesia bidik tenaga kerja global lebih kuat melalui pendidikan tinggi

Berita terkait: Wakil Menteri ajak pemuda dorong visi Indonesia Emas 2045

Penerjemah: Hana Dewi, Tegar Nurfitra
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026

https://ojs.oasis.unc.edu/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=dESDdD

Tinggalkan komentar