Krisis Percepat Langkah Indonesia Menuju Kemandirian Energi: Prabowo

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa krisis global di beberapa wilayah mendorong Indonesia untuk mempercepat upaya mencapai swasembada pangan dan energi.

Berbicara dalam peringatan satu tahun dana kekayaan negara Danantara di Jakarta pada Rabu, Prabowo mengatakan krisis juga dapat membuka peluang bagi kemajuan bangsa.

"Krisis selalu menghasilkan peluang; krisis adalah ujian; krisis adalah batu loncatan. Yang kuat akan bertahan, dan yang lemah akan terus menderita," ujarnya.

Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia dapat bertahan menghadapi krisis yang sedang berlangsung, termasuk yang terkait ketegangan melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

"Saya yakin sepenuhnya bahwa rakyat Indonesia telah dikaruniai kekayaan alam yang luar biasa, dan kita mampu keluar dari krisis-krisis ini," katanya.

Presiden mengatakan mencapai swasembada pangan dan energi adalah dua prioritas utama pemerintah, dan mencatat bahwa kemajuan telah dicapai dalam produksi pangan.

"Kami sudah memiliki niat untuk mencapai swasembada energi, sebuah tujuan yang kami yakini dapat dicapai dalam empat tahun ke depan. Namun, krisis-krisis ini memaksa kita untuk mempercepat," ucapnya.

Prabowo menambahkan bahwa pemerintah memprioritaskan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya di beberapa wilayah.

Proyek-proyek itu diharapkan dapat memberikan kapasitas terpasang total hingga 100 gigawatt.

"Itu adalah perintah saya. Itu keputusan saya, dan kita akan buktikan ke dunia bahwa kita lebih cepat dan lebih efektif dalam hal ini," tegasnya.

Berita terkait: Presiden akan beri penjelasan ke negara tentang penanganan dampak konflik global

Berita terkait: Prabowo katakan swasembada pangan dan energi kunci masa depan Indonesia

Penerjemah: Genta T, Maria C, Raka Adji
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Strategi CEO Baru Tap Insure untuk Mendorong Pertumbuhan Pasar Asuransi Digital

Tinggalkan komentar