Menteri Tegaskan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik Membeli

Jakarta (ANTARA) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menghindari panic buying, meskipun ada laporan kenaikan harga minyak mentah global akibat konflik di kawasan Teluk.

Dia menjelaskan bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam negeri masih cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Tidak perlu panic buying. Stok BBM kita cukup. Yang sebelumnya kami maksud 21 hingga 25 hari itu adalah kapasitas penyimpanan, tetapi stoknya akan terus berjalan. Industri berjalan normal dan impor kita masih sesuai rencana,” ujarnya saat ditemui di Istana Kepresidenan pada Selasa.

Meski terjadi krisis di negara-negara Teluk, ditambah dengan pembatasan akses ke Selat Hormuz oleh Angkatan Laut Iran, dia memastikan pasokan BBM Indonesia masih diyakini aman.

“Di Timur Tengah, kita hanya mengimpor minyak mentah, sedangkan untuk BBM jadi kita impor dari negara-negara Asia Tenggara dan memproduksinya di dalam negeri. Tidak perlu ada panic buying,” lanjut Lahadalia.

Dia juga menegaskan tidak akan ada kenaikan harga BBM bersubsidi hingga Idul Fitri 1447 pada pertengahan Maret, meskipun harga minyak mentah global telah melonjak di atas US$100 per barel.

“Untuk subsidi BBM, tidak akan ada kenaikan hingga Lebaran. Kami pastikan di tengah kenaikan harga minyak dunia, subsidi tetap berjalan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa anggaran untuk subsidi BBM, terutama selama Ramadan dan Idul Fitri, tetap aman.

“Kita masih aman, masih kuat. Kenaikan ini baru beberapa hari sedangkan kita mensubsidi selama setahun penuh. Asumsi kita rata-rata tahunan adalah 70 dolar AS per barel. Ini baru beberapa hari dan tidak mempengaruhi anggaran,” paparnya.

MEMBACA  Bagaimana pinjaman portofolio dapat membantu Anda membeli rumah

Berita terkait: Tidak ada kenaikan harga BBM subsidi hingga Lebaran: Menteri Lahadalia

Berita terkait: Pemerintah ambil pendekatan hati-hati hadapi kenaikan harga minyak

Berita terkait: Pemerintah RI mungkin naikkan harga BBM subsidi jika harga minyak dunia melonjak

Penerjemah: Genta Tenri/Andi Firdaus, Resinta S
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar