Selasa, 10 Maret 2026 – 12:55 WIB
Jakarta, VIVA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan meresmikan rute baru Transjabodetabek dari Blok M ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada tanggal 12 Maret 2026 nanti.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan di Balai Kota Jakarta bahwa peresmian akan dilakukan pada pukul 9 pagi. “Untuk Transjabodetabek, akan kami resmikan pada tanggal 12 Maret, jam 9 pagi,” kata dia.
Meski begitu, tarif untuk rute baru ini bakal beda dengan rute Transjabodetabek lain. Ini karena bus akan berhenti di tiga terminal berbeda di dalam bandara. Pramono bilang bahwa pemberhentian di tiga titik itu ada biaya tambahannya.
Tapi, Pramono memastikan sampai dengan hari raya Idul Fitri 2026, harga tiketnya masih sama dengan rute lain. Yaitu Rp2.000 untuk berangkat antara jam 5 sampai 7 pagi, dan Rp3.500 untuk keberangkatan setelah jam 7 pagi.
“Mengenai tiket itu berapa saya belum putuskan, tapi nanti ada. Sampai dengan Idul Fitri, sama dengan yang ada. Ternyata, untuk ke bandara itu ada tiga kali pemberhentian yang ada cost-nya juga begitu,” jelasnya.
Pramono menjamin nantinya tarif bus ini akan lebih murah dibandingkan moda transportasi lain yang menuju bandara. Keputusan buka rute ini sudah dibahas dalam rapat koordinasi transportasi Jabodetabek. Untuk titik pemberhentian di dalam bandara, akan ada kerjasama antara Transjakarta dan pengelola bandara, PT Angkasa Pura.
Pemprov DKI menyiapkan 20 unit bus untuk melayani rute ini. “Mengenai armada yang disiapkan untuk trayek ini adalah 20 unit. Dengan demikian, setiap 5, maksimum 10, menit itu selalu ada,” tutur Pramono. (Ant)