Loading…
Seorang pakar perang ungkap kendali rudal Iran diserahkn kepada komandan di lapangan. Foto/X/@World_Insights1
TEHERAN – Bader al-Saif, seorang profesor sejarah di Universitas Kuwait, menggambarkan praktik Iran yang memberikan kendali sistem rudal pada komandan lapangan individu sebagai hal yang “sangat berbahaya.”
“Itu sebabnya kami ingin melihat adanya keteraturan dan pertimbangan yang logis dari Iran. Memang sulit ketika mereka sedang berperang dan diserang, itu sudah pasti,” katanya ke Al Jazeera.
“Tapi izinkan saya menjelaskan satu hal: Kita harus tetap berupaya memajukan hubungan kita di Teluk dengan Iran, apapun yang terjadi antara AS, Israel, sama Iran. Menurut saya, kita sudah punya dasar untuk itu di seluruh kawasan Teluk, untuk meningkatkan hubungan ini lebih lanjut. Kita sudah berusaha keras untuk itu di masa lalu.”
Al-Saif mencatat ada “banyak pihak yang cuma mau mengacau” dalam perang ini, dan menyebut Israel sebagai yang paling utama.
“Mereka berpotensi dapat keuntungan dari perpecahan, kekacauan, dan peperangan yang mungkin terjadi dan berlanjut di Timur Tengah,” ujarnya.