Pemulihan 3.700 Sekolah Pasca Bencana di Sumatra Dimulai

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk memulihkan ribuan sekolah yang rusak akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada November 2025, kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

“Ada sekitar 3.700 sekolah di tiga provinsi tersebut yang memerlukan intervensi, dan penyelesaiannya akan memakan waktu,” ujarnya dalam keterangan pada Senin.

Karnavian, yang mengepalai Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca-Bencana di Sumatera, menyebutkan bencana itu merusak atau menghancurkan pusat pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah tingkat SD sampai SMA.

“Kami saat ini bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk mengkoordinasi dan mengumpulkan data yang diperlukan,” katanya.

Pihak berwenang telah mulai menilai tingkat kerusakan di setiap sekolah. Pemulihan dan pembangunan kembali akan dilaksanakan secara bertahap berdasarkan prioritas.

Menteri menyatakan sekolah dengan kerusakan ringan atau sedang akan tetap menerima siswa selama perbaikan berlangsung.

“Yang terpenting adalah memastikan bahwa pendidikan tetap berjalan,” tegasnya.

Untuk sekolah yang rusak parah, Karnavian mengatakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah mendirikan tenda sebagai ruang belajar sementara.

“Tenda-tenda itu sudah dilengkapi dengan peralatan yang diperlukan,” tambahnya.

Meski perbaikan masih berlangsung, menteri mencatat bahwa kegiatan belajar telah berjalan kembali di hampir semua daerah terdampak.

Dia menambahkan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengoordinasikan penanganan untuk sekolah umum, sementara Kementerian Agama mengumpulkan data untuk sekolah-sekolah Islam (madrasah).

Berita terkait: Indonesia rancang kebijakan penerimaan siswa di daerah terdampak bencana

Berita terkait: Kemendikbud ajukan tambahan anggaran Rp2,4 T untuk pemulihan Sumatera

Penerjemah: Fianda S, Tegar Nurfitra
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2026

https://gcgjournal.georgetown.edu/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=lRj

MEMBACA  Kedatangan Rusia di Niger saat perjanjian militer dimulai

Tinggalkan komentar