Banjir Mengalihkan 17 Rute Bus TransJakarta

Jakarta (ANTARA) – Sebanyak tujuh belas rute TransJakarta, mencakup layanan Mikrotrans, terintegrasi, dan koridor Bus Rapid Transit (BRT), dialihkan atau dipendekkan pada Minggu pagi setelah banjir menggenangi beberapa jalan di Jakarta.

“Karena hujan deras yang menyebabkan banjir di beberapa lokasi, kami menyesuaikan operasi pada Minggu pagi untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang,” kata Kepala Humas dan CSR TransJakarta Ayu Wardhani.

Penyesuaian layanan termasuk Koridor 2A, yang berjalan dari Pulogadung 1 ke Rawa Nangka, dipendekkan hingga berhenti di Damai karena banjir mengganggu bagian Pulo Nangka di Koridor 3. Koridor 3, yang biasanya beroperasi antara Kalideres dan Monas, juga dipendekkan, hanya berjalan antara Damai dan Monas di kedua arah akibat genangan air dan pembatas jalan yang ambruk.

Koridor 6, yang menghubungkan Ragunan dan Galunggung, dialihkan setelah air banjir menggenangi jalan dekat bawah pas Mampang, memaksa bus menghindari bagian yang terendam.

Koridor 9, yang menghubungkan Pinang Ranti dan Pluit, dialihkan melalui tol Slipi 1 setelah dilaporkan ketinggian air melebihi 30 sentimeter di sekitar halte bus Grogol.

Rute lain yang terdampak, Koridor 13E yang menghubungkan Puribeta dan Kuningan, dialihkan melalui jalan atas untuk menghindari banjir di bawah pas Mampang.

Sepuluh rute Mikrotrans juga disesuaikan. Rute JAK.04 (Grogol ke Jembatan Dua) dan JAK.30 (Meruya ke Citraland) berhenti beroperasi sementara karena air banjir menghalangi bagian penting di sepanjang koridornya. Rute JAK.85, yang melayani Bintara ke Cipinang Indah, dipendekkan setelah banjir setinggi 25 hingga 35 sentimeter menggenangi Jalan Komplek Cipinang Indah II.

Beberapa rute Mikrotrans lainnya –JAK.108, JAK.37, JAK.53, JAK.71, JAK.75, JAK.78A dan JAK.93– juga dialihkan karena operator berusaha menghindari jalan-jalan yang tergenang di seluruh jaringan.

MEMBACA  Kuda Terdampar di Atap dan Bandara Terendam Banjir di Brasil

Rute transportasi umum terintegrasi, 1C yang menghubungkan Blok M dan Pesanggrahan, dialihkan setelah dilaporkan banjir setinggi 50 sentimeter di sepanjang Jalan Ciledug Raya. Sementara itu, layanan non-BRT 3E, yang beroperasi antara Sentraland Cengkareng dan Puri Kembangan, menghentikan operasi sementara setelah banjir menggenangi persimpangan Kapuk.

Wardhani meminta maaf kepada penumpang atas gangguan yang disebabkan oleh penyesuaian operasional, dan mengakui ketidaknyamanan bagi para penglaju yang mengandalkan jaringan bus kota selama hujan deras ini.

Ia mengimbau pelanggan untuk tetap berhati-hati dan menyesuaikan jadwal perjalanan sambil memantau pembaruan rute melalui aplikasi seluler TJ: Transjakarta atau kanal media sosial resmi operator.

Berita terkait: Penyelamat evakuasi lansia, bayi dari banjir Jakarta

Berita terkait: Perjalanan panjang Pramono untuk mengurai kemacetan Jakarta

Penerjemah: Ilham K, Rahmad Nasution
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2026

https://gcgjournal.georgetown.edu/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=IsDRpH