Pasukan Hezbollah dan Israel Bentrok di Darat di Bekaa, Lebanon Timur

Dengarkan artikel ini | 4 menit

Bentrokan pecah saat pasukan Israel berupaya melakukan operasi pendaratan di perbatasan Lebanon-Suriah, dengan kelompok bersenjata Hizbullah menyatakan para pejuangnya terlibat, menurut Lembaga Berita Nasional (NNA) milik negara Lebanon, seiring front sengit dalam perang regional yang lebih luas yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan Israel ini kian memanas.

Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan setidaknya 12 orang tewas dan 33 luka-luka dalam serangan udara Israel di kota Nabi Chit, di Lembah Bekaa timur.

Rekomendasi Cerita

Daftar 4 item
Akhir daftar

Tidak ada komentar langsung dari militer Israel, yang telah melancarkan serangan mematikan berkali-kali dan mengirim pasukan darat ke Lebanon selatan, namun tidak lebih jauh ke utara di wilayah timur, sejak kelompok Lebanon yang beraliansi dengan Iran, Hizbullah, menembakkan misil ke Israel pada Senin untuk membalas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, dan bergabung dalam perang.

Serangan yang baru dilaporkan ini merupakan incaran terdalam pasukan Israel ke dalam wilayah Lebanon sejak pasukan unit khusus menangkap operatif Hizbullah Imad Amhaz dari kota utara Batroun pada November 2024.

NNA mengatakan, “Bentrokan terjadi di pegunungan timur sepanjang perbatasan Lebanon-Suriah… untuk menggagalkan upaya pendaratan Israel.”

‘Penyusupan dari Arah Suriah’

Lembaga itu menyebutkan lokasi penyusupan tersebut adalah Nabi Chit, di distrik Baalbek timur dimana Hizbullah berkuasa.

Hizbullah menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa para pejuangnya telah “mengamati penyusupan empat helikopter tentara musuh Israel dari arah Suriah”.

Setelah mendarat, pasukan yang bergerak maju “dihadang oleh sekelompok” pejuang Hizbullah saat mencapai pemakaman Nabi Chit, menurut Hizbullah, yang mencatat penggunaan senjata ringan dan menengah.

“Bentrokan meningkat setelah pasukan musuh terbuka,” tambahnya, menyebut pasukan Israel melancarkan serangan intensif dan mulai mengevakuasi.

MEMBACA  Kunjungan Macron ke Israel Tidak Perlu Pasca Pengakuan Negara Palestina, Kata Saar kepada Menlu Prancis

Pernyataan terpisah menyatakan pejuang Hizbullah menembakkan roket saat pasukan Israel mundur.

Para pejuang “menargetkan zona evakuasi di pinggiran kota Nabi Chit dengan tembakan roket,” kata kelompok tersebut.

Rekaman yang dibagikan di media sosial memperlihatkan gelombang tembakan senjata di udara.

Nabi Chit menjadi target setidaknya 13 serangan udara Israel pada Jumat, menurut NNA, dengan Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sedikitnya sembilan orang tewas.

Lebanon pada Senin melarang aktivitas militer oleh Hizbullah, namun para pejuangnya terus meluncurkan misil ke Israel.

Zeina Khodr dari Al Jazeera, melaporkan dari Lembah Bekaa di Lebanon timur, mengatakan pemerintah Lebanon berada dalam posisi sulit setelah Hizbullah memasuki perang dan melanjutkan aktivitas militernya meski ada larangan.

“Hanya beberapa minggu lalu, tentara Lebanon mengklaim bahwa mereka memegang kendali operasional atas wilayah selatan negara itu,” ujarnya.

“Fakta bahwa pejuang Hizbullah berada di garis depan di desa-desa perbatasan itu, terlibat pertempuran langsung dengan tentara Israel, menunjukkan bahwa Hizbullah adalah kekuatan paling kuat di area tersebut,” tegas Khodr.

Pinggiran kota selatan Beirut telah berada di bawah pemboman Israel yang tak henti-hentinya selama berhari-hari, memaksa eksodus massal puluhan ribu orang dari lingkungan padat penduduk Dahiyeh.

Dalam pekan lalu, militer Israel mengancam akan mengeluarkan perintah evakuasi paksa skala besar untuk Lebanon selatan juga, menyebabkan eksodus besar-besaran warga sipil dari area-area tersebut.

Jumlah korban tewas dari serangan Israel terhadap Lebanon pekan ini telah meningkat menjadi setidaknya 217 orang, kata Kementerian Kesehatan Lebanon pada Jumat, menambahkan bahwa 798 orang lainnya luka-luka dan diperkirakan 95.000 mengungsi.

Perdana Menteri Nawaf Salam berkata “dampak dari pengungsian ini, pada tingkat kemanusiaan dan politik, bisa jadi belum pernah terjadi sebelumnya.

MEMBACA  Temuan Terbaik CES 2026: Gadget Parenting yang Paling Berguna dan Langsung Ingin Dibeli

“Negara kami telah terseret ke dalam perang dahsyat yang tidak kami cari dan tidak kami pilih,” tambahnya.

Tinggalkan komentar