Sia-sia Waktu, Semua Telah Hilang

Jumat, 6 Maret 2026 – 23:03 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menanggapi pernyataan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, yang disampaikan Kamis lalu. Araghchi mengatakan kepada pembawa acara NBC Nightly News, Tom Llamas, bahwa Iran siap menghadapi kemungkinan invasi darat oleh pasukan gabungan AS dan Israel.

Araghchi menyatakan negaranya telah bersiap untuk kemungkinan invasi darat AS, setelah perang yang dipicu oleh AS dan Israel meluas ke berbagai wilayah di kawasan itu.

Saat ditanya apakah dia khawatir dengan kemungkinan invasi darat AS, Araghchi menjawab dengan nada menantang. "Tidak. Kami justru menantikan mereka. Kami yakin bisa menghadapi mereka, dan itu akan menjadi bencana besar bagi mereka," ujarnya seperti dikutip dari NBC, Jumat 6 Maret 2026.

Trump menyebut komentar Araghchi "percuma," dan mengatakan dia tidak mempertimbangkan invasi darat.

"Itu cuma buang-buang waktu. Mereka sudah kehilangan segalanya. Angkatan laut mereka sudah hancur. Mereka telah kehilangan semua yang bisa hilang," kata Trump. Dia bersumpah bahwa kecepatan dan intensitas serangan AS akan terus berlanjut.

Sebelumnya, pesawat pembom B-2 AS menjatuhkan puluhan bom seberat 1 ton yang menargetkan peluncur rudal balistik Iran.

Komandan CENTCOM AS, Laksamana Brad Cooper, mengatakan dalam konferensi pers (5/3/2026) bahwa bom-bom itu menghantam peluncur rudal Iran yang terkubur dalam tanah. Cooper juga menyebut pasukan AS telah menyerang hampir 200 target di seluruh Iran dalam 72 jam terakhir, termasuk di sekitar ibu kota Teheran.

"Operasi kami terhadap angkatan laut Iran juga meningkat. Anda mungkin dengar presiden bilang kami sudah menenggelamkan 24 kapal. Itu benar saat itu. Sekarang jumlahnya sudah lebih dari 30 kapal," jelas Cooper seperti dilansir Anadolu, Jumat.

MEMBACA  Pengatur PDF Stack adalah aplikasi terbaru yang telah mencapai kuburan Google

Menurut Cooper, serangan Iran telah menurun signifikan sejak operasi AS dimulai. Serangan rudal balistik Iran turun 90 persen dan serangan drone turun 83 persen.

https://grbs.library.duke.edu/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=QQL662C

Tinggalkan komentar