Pemerintah Tingkatkan Layanan Kesehatan Antisipasi Lonjakan Perjalanan Mudik

Jakarta (ANTARA) – Indonesia sedang memperkuat layanan kesehatan di pusat transportasi utama menjelang musim mudik Lebaran 2026. Kementerian Perhubungan dan Kesehatan berkoordinasi untuk memastikan perjalanan yang aman dan lancar bagi jutaan pemudik.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pada Kamis bahwa inisiatif ini mencakup perluasan fasilitas medis dan peningkatan sistem tanggap darurat di hub transportasi tersibuk selama periode mudik dan balik.

“Untuk kelancaran layanan, kami mengharapkan dukungan dari Kemenkes dalam menambah fasilitas kesehatan, terutama di pusat transportasi umum yang paling padat,” ujar Purwagandhi dalam pernyataannya.

Dia menyebut telah mengadakan rapat koordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Rabu untuk membahas persiapan program angkutan Lebaran 2026.

Kerja sama ini bertujuan memperkuat infrastruktur kesehatan di pusat transportasi sekaligus meningkatkan pemantauan kesehatan masyarakat selama perjalanan.

Langkah utama mencakup pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi, seperti cek tekanan darah dan tes urine, untuk memastikan mereka bebas dari zat berbahaya yang bisa membahayakan penumpang.

Pihak berwenang juga akan mendirikan posko kesehatan di terminal, stasiun kereta, pelabuhan, bandara, dan area istirahat di sepanjang jalan tol dan arteri.

“Posko ini akan berfungsi sebagai tempat istirahat dan pusat pemeriksaan kesehatan darurat bagi traveler dan pengemudi yang mengalami masalah kesehatan dalam perjalanan,” kata menteri.

Purwagandhi juga mendukung penyiagaan tim tanggap darurat dan ambulans motor untuk bantuan lebih cepat jika terjadi kecelakaan lalu lintas atau darurat medis, terutama di area yang sulit diakses kendaraan roda empat.

Selain itu, pemerintah berencana memastikan ketersediaan ruang laktasi yang higienis di lokasi strategis yang saat ini belum memiliki fasilitas tetap.

Langkah ini bertujuan mendukung ibu dan bayi dalam perjalanan jauh serta membantu mencegah kelelahan berlebihan di kalangan keluarga yang bepergian.

MEMBACA  Letusan Gunung Lewotobi: Pemerintah Siapkan Rencana Taktis untuk Korban

Berdasarkan Survey Potensi Pergerakan Transportasi Lebaran 2026, hub keberangkatan tersibuk diperkirakan mencakup Stasiun Pasar Senen, Bandara Soekarno-Hatta, Terminal Pulo Gebang, Pelabuhan Tanjung Priok, dan Pelabuhan Merak.

Sementara hub tujuan utama diproyeksikan meliputi Stasiun Yogyakarta Tugu, Bandara Soekarno-Hatta, Terminal Tirtonadi, Pelabuhan Tanjung Perak, dan Pelabuhan Bakauheni.

Kemenhub menyatakan akan terus berkoordinasi dengan instansi pemerintah lain, termasuk Kemenkes, untuk mengantisipasi tantangan potensial selama puncak musim perjalanan.

“Ini akan memastikan transportasi Lebaran berjalan lancar dan memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat,” kata Purwagandhi.

Berita terkait: Indonesia kerahkan 841 kapal untuk angkutan laut Lebaran 2026

Berita terkait: Indonesia siapkan satgas banjir kereta api jelang arus mudik Lebaran

​​​​​​​

Penerjemah: Muhammad Harianto, Katriana
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar