Menghubungkan Kembali Koridor Gajah Sumatra di Riau

Jakarta (ANTARA) – Menteri Kehutanan Indonesia, Raja Juli Antoni menyatakan pemerintah akan menyambung kembali koridor yang terfragmentasi untuk gajah Sumatera di Provinsi Riau. Ini bertujuan melindungi rute migrasi alami dan mendukung kelangsungan hidup spesies dalam jangka panjang.

Antoni menekankan bahwa memulihkan koridor ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekologis dan menjamin keberlanjutan populasi yang terancam punah.

Menteri melakukan inspeksi di Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga dan Minas di Riau selama kunjungan yang fokus pada percepatan upaya menyatukan kembali habitat yang terpecah akibat deforestasi dan alih fungsi lahan.

Menurut siaran pers yang dirilis Kamis, inspeksi tersebut menilai infrastruktur dan program konservasi yang bertujuan memulihkan jalur migrasi aman antar kawasan hutan tempat populasi gajah menjadi terisolasi.

Antoni sebelumnya mengunjungi PLG Sebanga pada 29 November 2025, di mana warga setempat menyampaikan kekhawatiran mengenai lahan yang terbatas dan fasilitas yang kurang memadai.

Usai kunjungan itu, menteri menginstruksikan jajarannya untuk memperbaiki kondisi di pusat latihan tersebut guna mendukung kesejahteraan satwa dan manajemen konservasi yang lebih baik.

Beberapa fasilitas baru sejak itu telah selesai dibangun di PLG Sebanga, termasuk reservoir air, area pakan yang diperluas, dan kandang khusus untuk perawatan veteriner.

Antoni mengatakan bahwa peningkatan ini secara signifikan menambah ruang yang tersedia untuk gajah.

Dia menyebutkan bahwa area penggembalaan di PLG Sebanga telah diperluas menjadi sekitar 15 hektar, meningkat dari satu hektar yang sebelumnya dilaporkan oleh warga dan pengamat.

Fasilitas air bersih juga telah dipasang, termasuk tangki penyimpanan dan reservoir yang baru dibangun.

Selain itu, kementerian membangun kandang perawatan untuk membantu perawatan kesehatan hewan yang menjalani prosedur medis atau rehabilitasi.

MEMBACA  Hari yang Baru' Kembali Hadirkan Hulk dan Scorpion

Area pengayaan pakan baru kini mencakup sekitar satu hektar, ditanami tanaman seperti tebu, nanas, dan pisang.

Setelah mengunjungi Sebanga, Antoni melanjutkan inspeksinya di Pusat Latihan Gajah Minas.

Pemerintah berencana memperkuat fasilitas kesehatan hewan di sana, termasuk pembangunan klinik gajah khusus.

Antoni menekankan bahwa program pemulihan koridor akan menghubungkan Minas dengan habitat sekitarnya yang saat ini terpisah akibat hilangnya hutan.

Dia mendorong masyarakat, kelompok konservasi, dan pemerintah daerah untuk mendukung upaya-upaya ini.

Memulihkan konektivitas habitat sangat penting untuk mengurangi konflik manusia-gajah dan memungkinkan hewan tersebut berpindah dengan aman melintasi wilayah hutan tradisional mereka.

Berita terkait: Anak gajah Sumatera yang kritis ditemukan mati di Riau

Berita terkait: Indonesia dan Inggris majukan pendanaan iklim untuk gajah di Aceh

Penerjemah: Arnidhya NZ, Rahmad Nasution
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar