Hangzhou, Tiongkok (ANTARA/PRNewswire) – Di awal tahun baru di mana segala hal diperbarui, di panggung Spring Festival Gala 2026 China Media Group, Unitree Robotics untuk ketiga kalinya tampil sebagai mitra robot resmi. Mereka membawa robot humanoidnya G1 dan H2, serta memperagakan pertunjukan bela diri kluster robot humanoid otonom penuh pertama di dunia (dengan pergerakan kluster cepat).
I. Menerobos Batas Gerakan, Raih Banyak Prestasi Dunia
Dalam pertunjukan ini, robot humanoid Unitree menunjukkan kemampuan gerak yang luar biasa, mencapai beberapa terobosan teknis pertama di dunia: parkour melompati meja secara freestyle berkelanjutan pertama; salto udara diluncurkan pertama, dengan ketinggian maksimal lebih dari 3 meter; salto satu kaki beruntun pertama, backflip dua langkah dengan bantuan dinding, dan gerakan sulit Airflare grand spin tujuh setengah putaran pertama di dunia.
Di tingkat koordinasi kluster, Unitree mencapai pergerakan kluster berkecepatan tinggi pertama di dunia (dengan kecepatan gerak maksimal mencapai 4 m/s). Robot-robot ini juga dilengkapi tangan lincah hasil pengembangan sendiri yang baru, mendukung pergantian cepat dan cengkeraman stabil pada properti bela diri, memberikan dukungan andal untuk pertunjukan bela diri berkesulitan tinggi.
Terobosan ini tidak hanya mendefinisikan ulang batas teknis performa gerak robot humanoid, tetapi juga menandai lompatan besar dalam daya ledak, kelincahan, koordinasi, dan keandalan, meletakkan dasar kuat untuk aplikasi di skenario kompleks di masa depan.
II. Sistem Kontrol Kluster High-Concurrency dan Algoritma Pelokalan Fusi AI
Pertunjukan ini dikoordinasikan dengan sistem kontrol kluster high-concurrency yang baru ditingkatkan, memungkinkan puluhan robot bergerak serempak secara real-time. Kesalahan sinkronisasi gerak dikontrol ketat, mencapai sinkronisasi dengan latensi sangat rendah.
Dalam hal pelokalan, diadopsi algoritma pelokalan fusi AI—menggunakan AI untuk memproses data proprioceptive dan memfusikannya secara mendalam dengan data LiDAR 3D, memproses informasi lingkungan ratusan kali per detik. Algoritma ini memastikan robot dapat mempertahankan pelokalan akurat bahkan setelah gerakan intens. Ini dapat mencegah algoritma pelokalan tradisional kehilangan pelacakan atau drifting saat gerakan intens seperti salto udara.
Dalam kontrol gerak, tim menyempurnakan model kontrol umum yang telah dilatih sebelumnya, memungkinkan robot menyesuaikan posisi sambil melakukan gerakan bela diri. Ditambah dengan algoritma pelokalan fusi AI, pendekatan ini menyelesaikan masalah akumulasi kesalahan gerak selama pertunjukan berurutan panjang, memastikan gerakan konsisten dan seragam sepanjang pertunjukan.
Kemajuan gabungan algoritma pelokalan dan kontrol ini memungkinkan robot menjalankan transisi formasi kompleks dengan cepat dan akurat, akhirnya mewujudkan pertunjukan bela diri kluster robot humanoid otonom penuh pertama di dunia (dengan pergerakan kluster cepat).
III. Penampilan Menarik H2 di Venue Utama dan Pendamping
Di akhir pertunjukan venue utama, H2 tampil terakhir dalam peran "Sword Grandmaster". Setelah rangkaian pedang dengan kekuatan dan ritme terkendali, ia menggenggam tangan sang pesilat muda, dan bersama-sama melangkah ke depan memberi hormat dengan kepalan dan telapak tangan—melambangkan warisan semangat bela diri antar generasi dan masa depan integrasi manusia-mesin.
Sementara itu, di venue pendamping Yiwu ribuan kilometer jauhnya, H2 tampil mengenakan zirah berat Raja Monyet, mengayunkan tongkat emas, dan berdiri di atas "awan somersault" yang dimainkan oleh anjing robot berkaki empat B2W. Ia bergerak melintasi jalan dan gang sebelum turun dari langit dan mendarat di Egg Theater, berintegrasi dalam dengan budaya tradisional.
Kung Fu Tiongkok sekali lagi mengagumkan dunia, saat budaya tradisional dan teknologi maju bersama dalam kemitraan saling menguntungkan. Dari debut yang mendunia hingga kemampuan inti yang terus memimpin industri, Unitree tetap digerakkan oleh inovasi, mendorong robot humanoid menuju cakrawala lebih luas.
Di tahun 2025, robot humanoid Unitree meraih popularitas global, dengan volume pengiriman peringkat No.1 di dunia. Di tahun 2026, memimpin dengan kecepatan penuh dan maju setiap hari, Unitree terus mendorong industri kecerdasan berwujud (embodied intelligence) global ke depan.
Sumber: Unitree Robotics
Reporter: PR Wire
Editor: PR Wire
Hak Cipta © ANTARA 2026