Bonus Lebaran Disiapkan untuk 850.000 Pengemudi Ojol Senilai Rp220 Miliar

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia akan memberikan bonus Hari Raya Idul Fitri sebesar Rp220 miliar (US$12,6 juta) kepada 850.000 driver ojek online. Ini merupakan upaya untuk menjaga daya beli masyarakat selama puncak musim liburan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pembayaran akan dimulai 14 hari sebelum Lebaran dan selesai paling lambat tujuh hari sebelum hari raya, yang diprediksi jatuh pada 21 Maret.

“Pemerintah mendorong distribusi lebih awal untuk membantu mitra driver memenuhi kebutuhan dan mempertahankan daya beli menjelang Lebaran,” kata Hartarto pada Selasa dalam konferensi pers.

Kelompok ride-hailing GoTo dan Grab masing-masing telah menyisihkan antara Rp100 miliar (US$5,7 juta) hingga Rp110 miliar (US$6,3 juta) untuk tahun 2026, atau sekitar dua kali lipat dari alokasi tahun lalu.

Setiap platform akan membagikan bonus kepada sekitar 400.000 mitra pengemudi, sehingga total penerima gabungan mencapai sekitar 800.000 orang, jelas Hartarto.

Berita terkait: Pemerintah Indonesia alokasikan bonus Lebaran US$3,2 miliar untuk pegawai negeri

Maxim telah menetapkan 51.000 mitra produktif untuk bonus tahun 2026, meningkat pesat dari sekitar 1.000 pada tahun sebelumnya. inDrive berkomitmen memberikan pembayaran kepada sekitar 500 driver.

Perusahaan-perusahaan tersebut juga telah memfasilitasi pendaftaran driver dalam program jaminan kecelakaan kerja dan kematian yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan, memperluas perlindungan sosial bagi pekerja informal.

Selain bonus untuk driver, pemerintah telah meluncurkan langkah stimulus tambahan menjelang Lebaran untuk mendukung aktivitas konsumsi dan perjalanan.

Otoritas mengalokasikan Rp911,16 miliar (US$52 juta) dari anggaran negara dan lainnya untuk diskon transportasi selama periode liburan.

Pemerintah juga akan membagikan bantuan pangan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat, berupa 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng, dengan dukungan dana sebesar Rp14,09 triliun (US$807 juta).

MEMBACA  Investasi Scaramucci Senilai $220 Juta untuk Perusahaan Tambang Kripto Terkait Keluarga Presiden

Kebijakan Work From Anywhere untuk PNS dan sebagian karyawan swasta pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026, dimaksudkan untuk meredakan tekanan mobilitas dan meningkatkan pengeluaran selama jendela liburan yang panjang.

Berita terkait: Kementerian akan panggil perusahaan taksi online terkait bonus liburan yang rendah

Penerjemah: Bayu Saputra, Resinta Sulistiyandari
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar