Usia 55 Tahun, Tabungan Pensiun Nol, dan Cemas akan Masa Depan? Lakukan 7 Langkah Mudah Ini untuk Kebangkitan Terbaik

Mendekati usia pensiun dengan tabungan yang sedikit atau tidak ada bisa terasa seperti berdiri di tepi jurang keuangan. Sayangnya, jurang ini semakin ramai.

Sekitar 20% orang dewasa di atas 50 tahun berkata mereka tidak punya tabungan pensiun dan 61% berkata tabungan mereka tidak cukup untuk hidup di masa tua, menurut AARP (1). Jadi, jika kamu di akhir karier tanpa tabungan yang besar, kamu tidak sendiri.

Mungkin waktumu tidak cukup untuk mengejar ketertinggalan, tapi itu tidak berarti pensiun yang nyaman tidak mungkin setelah usia 55. Ini tujuh langkah strategi sederhana dan praktis yang bisa membantumu menyelamatkan masa pensiunmu.

Sebelum membuat rencana untuk masa depan, kamu perlu menilai keadaanmu sekarang dengan jujur. Luangkan waktu untuk menghitung semua aset, hutang, pendapatan, dan kekayaan bersihmu. Coba cari tahu alasan utama kenapa kamu belum bisa menabung sampai sekarang.

Setelah kamu punya gambaran jelas tentang keuanganmu saat ini dan hal-hal yang menghambatmu, kamu bisa mulai mengurangi masalah-masalah ini ke depannya. Meski situasimu mungkin unik, besar kemungkinan salah satu faktor penghambat utama adalah kebiasaan belanjamu.

Baca Selengkapnya: Kekayaan bersih rata-rata orang Amerika mengejutkan, yaitu $620,654. Tapi angka itu hampir tidak berarti apa-apa. Ini angka yang sebenarnya penting (dan cara meningkatkannya dengan cepat)

Bahkan dengan perencanaan hati-hati, sulit mengontrol anggaran rumah tangga. Bukan hanya karena godaan untuk belanja berlebihan, tapi juga karena biaya hidup yang naik cepat.

Hampir 68% orang dewasa AS berkata pendapatan mereka tidak bisa mengikuti kenaikan biaya hidup, menurut survei *Primerica’s U.S. Middle-Income Financial Security Monitor* (2). Jadi, jika tagihan belanja, bensin, dan listrik diam-diam menghabiskan gajimu bulanan, kamu tidak sendiri.

MEMBACA  Sheryl Sandberg, Bill Gates, dan CEO Top Dunia Menjalankan Kebiasaan Harian yang Sama—Pelatih Karier Ini Bilang Generasi Z Bisa dengan Mudah Mencurinya untuk Sukses

Dengan itu, ada baiknya kamu memeriksa semua pengeluaranmu selama 30 atau 90 hari untuk melihat berapa sebenarnya yang kamu belanjakan. Tanpa pengukuran yang akurat tentang pengeluaranmu, kamu mungkin kesulitan dengan langkah berikutnya: menabung lebih banyak.

Cerita Berlanjut

Dengan waktu terbatas yang kamu punya, salah satu cara utama untuk menciptakan keamanan finansial adalah dengan meningkatkan persentase tabunganmu.

Dan tidak perlu banyak untuk jadi lebih baik dari rata-rata. Per Desember 2025, tingkat tabungan pribadi hanya 3,6%, menurut data Federal Reserve (3). Jika kamu bisa menaikkan standar menjadi 8%, 10%, atau bahkan 15%, kamu bisa berada di jalur yang lebih cepat menuju kemandirian finansial, berapapun usiamu.

Jujur saja, menabung lebih banyak lebih mudah dikatakan daripada dilakukan, apalagi jika kamu belum memeriksa kebiasaan belanjamu. Tapi beberapa penyesuaian pada gaya hidup dan pengeluaran rutin bisa membuat perbedaan besar. Hanya dengan menukar mobilmu dengan model bekas yang lebih murah bisa memberimu dorongan besar.

Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah meningkatkan pendapatan. Setelah sekitar 55 tahun, pengalamanmu mungkin adalah aset terbesarmu.

Manfaatkan itu dengan mencari pekerjaan konsultan lepas, mengadakan workshop, atau berjejaring dengan teman lama untuk mendorong kariermu di fase akhir ini. Kenaikan pendapatan tahunan 10% sampai 15%, digabung dengan tingkat tabungan 10% sampai 15%, bisa jadi perubahan besar yang kamu butuhkan untuk menyelamatkan masa pensiunmu di usia 50-an.

Membangun tabungan yang kuat bukan satu-satunya cara untuk mengamankan masa pensiun yang nyaman. Kamu bisa mengambil pendekatan tidak biasa untuk membentuk ulang masa tuamu. Misalnya, pertimbangkan jual rumah utama untuk menyewa apartemen yang lebih kecil. Mengecilkan rumah bisa membuka ekuitas yang telah kamu kumpulkan di rumah keluarga dan membiarkanmu menikmati masa pensiun.

MEMBACA  Fase Bulan Hari Ini: Penampakan Bulan pada 29 September 2025

Kamu juga bisa pertimbangkan pindah ke negara bagian atau negara baru. Lebih dari setengah (52%) orang Amerika yang disurvei The Harris Poll di 2025 berkata mereka pertimbangkan pindah ke luar negeri dan hampir setengah (49%) dari mereka bilang motivasi utamanya adalah biaya hidup lebih rendah di luar AS, sementara 86% menyatakan “mencari biaya hidup yang lebih terjangkau” sebagai faktor paling penting (4).

Jadi, jika kamu membayangkan menghabiskan masa tua di pantai Panama, mungkin ide bagus untuk memikirkan ulang rencana pensiunmu.

Dengan waktu dan tabungan sedikit, kamu bisa pertimbangkan menunda pensiun untuk memberi diri sendiri lebih banyak waktu. Faktanya, 70% orang dewasa AS di atas 50 tahun berkata mereka pertimbangkan menunda pensiun, menurut F&S Annuities (5). Hampir 23% berkata mereka pasti menunda tanggalnya.

Jika kamu jadwalkan ulang pensiunmu dari usia 62 ke 67, kamu bisa memberi diri sendiri lima tahun ekstra untuk pendapatan, tabungan, dan pertumbuhan bunga-berbunga untuk memperbesar tabunganmu. Bagi banyak lansia, dorongan ekstra ini bisa membuat perbedaan besar. Ini juga bisa membuka katalis lain untuk keamanan finansial: tunjangan Jaminan Sosial yang lebih tinggi.

Meski banyak teman seusiaku mungkin ingin klaim tunjangan Jaminan Sosial sedini mungkin, menunda klaim sampai usia pensiun penuh bisa memberimu 100% tunjanganmu setiap bulan.

Menunda lebih lama lagi memberimu kredit tambahan yang bisa tingkatkan keamanan finansialmu. Contohnya, jika usia pensiun penuhmu 67, menunda sampai 70 bisa tingkatkan pembayaran bulananmu sebesar 24% (6). Bagi lansia dengan tabungan mandiri yang sedikit atau tidak ada, kenaikan dua digit ini bisa mengubah segalanya.

Bergabunglah dengan 250.000+ pembaca dan dapatkan cerita terbaik Moneywise dan wawancara eksklusif pertama — wawasan jelas yang dikurasi dan dikirim mingguan. Berlangganan sekarang.

MEMBACA  Ribuan Orang Berdemo di Seluruh AS Menentang Kebijakan 'Otoriter' Trump

Kami hanya mengandalkan sumber terverifikasi dan pelaporan pihak ketiga terpercaya. Untuk detailnya, lihat etika dan pedoman editorial kami.

AARP (1); Primerica (2); Federal Reserve Bank of St. Louis (3); The Harris Poll (4); PR News Wire (5); Social Security Administration (6)

Artikel ini hanya menyediakan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat. Disediakan tanpa jaminan apapun.

Tinggalkan komentar