Peringatan MSCI: Momentum Perkuat Tata Kelola Pasar Modal

loading…

Respons terbaik terhadap peringatan MSCI adalah dengan memperkuat fondasi domestik lewat transparansi, konsistensi pengawasan, dan komunikasi konstruktif ke investor. Foto/Dok

JAKARTA – Peringatan dari lembaga indeks global MSCI kepada pasar modal Indonesia dinilai sebagai pengingat penting bagi semua pemangku kepentingan untuk terus memperkuat tata kelola dan konsistensi regulasi. Praktisi pasar modal, Titis Sosro Triraharjo, menyatakan bahwa perhatian dari lembaga internasional seperti MSCI perlu dilihat secara proporsional sebagai bagian dari dinamika evaluasi global terhadap suatu pasar.

“MSCI adalah lembaga penyedia indeks yang jadi referensi bagi investor global. Evaluasi yang mereka lakukan biasanya berdasarkan metodologi dan data yang komprehensif,” ujarnya.

Baca Juga: Menelaah di Balik Manuver MSCI

Menurut dia, cara terbaik menanggapi berbagai evaluasi eksternal adalah dengan memperkuat fondasi domestik melalui peningkatan transparansi, konsistensi pengawasan, serta komunikasi yang konstruktif kepada investor.

Di sisi lain, perhatian publik terhadap praktik yang sering disebut “saham gorengan” juga menjadi bagian dari diskusi mengenai kualitas pasar. Berdasarkan keterangan resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), beberapa dugaan pelanggaran pasar telah ditangani melalui mekanisme pemeriksaan sesuai aturan yang berlaku.

Terkait emiten IPPE yang pernah menjadi pembicaraan publik, Titis menekankan bahwa setiap dugaan pelanggaran harus dinilai berdasarkan proses dan bukti yang objektif.

“Semua dugaan pelanggaran tentu harus melalui tahap pemeriksaan sesuai regulasi. Penentuan ada tidaknya unsur pidana merupakan kewenangan aparat penegak hukum setelah melalui proses pembuktian yang cukup,” jelasnya.

MEMBACA  Masa Depan Program Kartu Prakerja di Era Prabowo-Gibran

Tinggalkan komentar