Alasan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Mengembalikan Mobil Dinas Baru Senilai Rp8,49 Miliar

Senin, 2 Maret 2026 – 03:03 WIB

Samarinda, VIVA – Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, resmi memutuskan untuk mengembalikan mobil dinas baru hasil pengadaan APBD Perubahan 2025. Mobil senilai Rp8,49 miliar itu sebelumnya sempat jadi perbincangan ramai di media sosial.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, di Samarinda pada hari Minggu menegaskan, langkah ini menunjukan kepekaan Gubernur terhadap kondisi sosial di Benua Etam.

Menurut Faisal, keputusan ini diambil setelah melakukan konsultasi yang mendalam dengan beberapa lembaga pengawas negara.

“Bapak Gubernur memperhatikan masukan dari Kemendagri, KPK, dan BPK. Beliau juga mendengarkan langsung kekhawatiran dari tokoh masyarakat dan agama. Sebagai pemimpin yang memegang amanah, beliau memilih untuk mendahulukan harmoni dan kepercayaan publik daripada fasilitas jabatan,” kata Faisal.

Faisal menjelaskan, mobil dinas tipe Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e seharga Rp8,49 miliar itu baru saja diserahterimakan pada 20 November 2025 lalu.

Namun, Faisal memastikan kendaraan tersebut sama sekali belum pernah dipakai di jalanan Kalimantan Timur.

“Unitnya masih ada di Kantor Badan Penghubung Kaltim di Jakarta. Jadi, karena belum pernah dipakai untuk operasional, Bapak Gubernur memerintahkan KPA dan PPK untuk segera memproses pengembaliannya,” tambahnya.

Ia mengungkapkan proses administrasi pembatalan sudah berjalan sejak Jumat lalu. Pihak penyedia, CV Afisera Samarinda, dilaporkan kooperatif dan paham dengan situasi yang terjadi.

Berdasarkan aturan yang berlaku, dana sebesar Rp8.499.936.000 harus dikembalikan oleh penyedia ke kas daerah dalam waktu maksimal 14 hari setelah unit diterima kembali.

Langkah berani ini diharapkan bisa mengakhiri polemik yang sempat memanas di publik. Sebagai konsekuensinya, Rudy Mas’ud akan kembali menggunakan kendaraan pribadi untuk mendukung aktivitas dinasnya sebagai orang nomor satu di Kaltim.

MEMBACA  Pembunuh di Pamulang Merencanakan Aksi Sebelum Terungkap oleh Polisi

“Keputusan ini adalah bukti nyata komitmen Pemprov Kaltim terhadap prinsip pemerintahan yang baik. Bapak Gubernur berterima kasih atas kritik membangun dari masyarakat. Bagi beliau, menjaga integritas dan kebersamaan jauh lebih penting dari fasilitas mewah,” jelas Faisal. (Ant)

Tinggalkan komentar