Israel Tutup Persimpangan Rafah Gaza Seraya Melancarkan Serangan ke Iran | Berita Konflik Israel-Palestina

Perlintasan dengan Mesir ini dinilai sangat vital untuk penyaluran bantuan kemanusiaan dan evakuasi pasien-pasien dengan kondisi kritis.

Dengarkan artikel ini | 2 menit

Diterbitkan Pada 1 Mar 2026

Israel telah menutup perlintasan perbatasan Rafah Gaza dengan Mesir di tengah serangan gabungan Israel-Amerika Serikat terhadap Iran.

“Beberapa penyesuaian keamanan yang diperlukan telah diterapkan, termasuk penutupan perlintasan masuk ke Jalur Gaza, di antaranya Perlintasan Rafah, hingga pemberitahuan lebih lanjut,” ujar Koordinator Aktivitas Pemerintah Israel di Wilayah (COGAT) dalam sebuah pernyataan.

Rekomendasi Cerita

Perlintasan Rafah, yang terletak di perbatasan selatan Gaza, baru dibuka kembali bulan lalu, mengizinkan sejumlah terbatas warga Palestina untuk pergi pertama kalinya dalam beberapa bulan, termasuk pasien yang sangat membutuhkan perawatan medis.

Perlintasan ini dianggap vital bagi pengiriman bantuan kemanusiaan dan evakuasi pasien yang sakit parah.

Hampir seluruh populasi Gaza yang berjumlah lebih dari dua juta jiwa mengungsi selama perang genosida Israel di wilayah tersebut, dan enklaf itu hingga kini masih sangat bergantung pada bantuan kemanusiaan.

Pertengahan Februari, Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan terus menghadapi kendala dalam menyalurkan bantuan penyelamat nyawa ke Gaza.

Dalam laporan bulan Februari, Human Rights Watch menyebutkan bahwa pembatasan-pembatasan dari Israel turut menyebabkan kelangkaan obat-obatan, material rekonstruksi, makanan, dan air di dalam Jalur tersebut.

COGAT mengklaim bahwa makanan yang cukup telah memasuki Gaza sejak gencatan senjata dimulai untuk memenuhi empat kali lipat kebutuhan gizi penduduk. Namun, tidak ada bukti yang diberikan untuk mendukung klaim tersebut.

“Jumlah substansial makanan yang telah masuk sejak awal gencatan senjata setara dengan empat kali lipat kebutuhan gizi populasi,” kata lembaga pertahanan Israel itu. “Oleh karena itu, stok yang ada diperkirakan akan mencukupi untuk periode yang panjang.”

MEMBACA  FIFA Tuduh Malaysia Palsukan Dokumen Kewarganegaraan Pemain

Ditambahkannya bahwa “penutupan perlintasan ini tidak akan berdampak pada situasi kemanusiaan di Jalur Gaza”, seraya menyatakan akan tetap berkomunikasi dengan komunitas internasional dan memberikan pembaruan atas setiap perkembangan.

COGAT adalah badan militer Israel yang bertanggung jawab mengawasi urusan sipil di wilayah Palestina yang diduduki. Para kritikus menyatakan lembaga ini berfungsi sebagai instrumen pengawasan dan kontrol, khususnya dalam memberlakukan pembatasan pergerakan dan penutupan.

https://edrev.asu.edu/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=C2oDnU

Tinggalkan komentar