Waspada Lonjakan Harga Minyak Global Akibat Serangan AS-Israel ke Iran

Minggu, 1 Maret 2026 – 06:05 WIB

Pasar minyak dunia diprediksi akan mengalami fluktuasi harga minggu depan. Hal ini karena dampak serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang berpotensi ganggu pasokan minyak dari Timur Tengah.

Skenario analis sebelum konflik memperkirakan, lonjakan harga yang cepat akan mereda jika serangan tersebut tidak pengaruhi pengiriman dan infrastruktur minyak Iran, seperti pipa dan terminal pulau Kharg.

Namun, akan ada lonjakan harga yang lebih besar dan efek jangka panjang jika infrastruktur atau pasokan minyak benar-benar terganggu, terutama jika lalu lintas kapal tanker lewat Selat Hormuz terganggu.

Diketahui, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah dikerahkan untuk menutup Selat Hormuz di tengah situasi memanas. Brigadir Jenderal IRGC Ibrahim Jabari menyatakan hal tersebut pada Sabtu, 28 Februari 2026.

"Saat ini dilakukan penutupan Selat Hormuz oleh pasukan IRGC menyusul agresi terhadap Iran," kata Jabari kepada penyiar Al-Mayadeen.

Harga minyak telah naik karena kekhawatiran perang. Patokan minyak mentah Brent ditutup pada level tertinggi tujuh bulan, yakni $72,87 per barel pada Jumat lalu.

Iran mengekspor sekitar 1,6 juta barel minyak per hari, sebagian besar ke Tiongkok. Jika pasokan ini terganggu, pelanggan dari Tiongkok akan mencari minyak di tempat lain, yang berpotensi dorong kenaikan harga global.

Pertanyaan lain terkait Selat Hormuz, yang dilalui oleh 20% pasokan minyak global setiap hari. Eksportir seperti Arab Saudi, Irak, dan Uni Emirat Arab mengirimkan ekspor mereka melalui selat ini. Namun, analis mengatakan Iran mungkin tidak punya insentif untuk menutup selat secara total, karena justru akan memutus ekspornya sendiri dan merugikan pelanggan besarnya, Tiongkok.

Serangan terbatas terhadap program nuklir Iran yang menghindari perubahan rezim bisa picu kenaikan harga $5-$10 per barel berdasarkan faktor ketakutan pasar, menurut Rystad Energy.

MEMBACA  4 Kebiasaan Sunnah Rasulullah Sebelum Tidur yang Mulai Terlupakan, Baca Selengkapnya di Sini!

Skenario lain dari Clayton Seigle di Center for Strategic & International Studies memperkirakan, perang lebih luas yang ganggu lalu lintas tanker bisa dorong harga minyak mentah melampaui $90 per barel. Harga bensin AS juga bisa jauh melampaui $3 per galon. Rata-rata harga bensin AS pekan lalu adalah $2,98 per galon.

Tinggalkan komentar