Landasan Ini Menjadi Strategi Efektif Perluasan Akses Layanan BCA Syariah

Minggu, 1 Maret 2026 – 05:01 WIB

Jakarta, VIVA – PT Bank BCA Syariah secara konsisten mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui berbagai kolaborasi dan program edukasi sepanjang tahun 2025.

BCA Syariah Unjuk Gigi: Aset Rp19,2 Triliun, NPF Terjaga

Salah satu inisiatifnya adalah penyelenggaraan komunitas FrenSHub yang bekerja sama dengan 22 kampus di Indonesia untuk mengenalkan perbankan syariah ke mahasiswa.

Selain itu, ada program Saku Sekolah yang sudah menjangkau 103 sekolah, lalu Gema Masjid sebagai komunitas untuk pengelola yang telah sampai ke 1.118 masjid di seluruh Indonesia, dan WEpreneur yang merupakan komunitas untuk pengusaha perempuan UMKM.

Nasabah Diimbau Jangan Datang ke BCA Syariah pada 3 Tanggal Ini

BCA Syariah juga terus mempermudah akses layanan dengan menghadirkan aplikasi mobile banking BSya. Nasabah bisa gunakan BSya untuk buka rekening online, akses kartu keanggotaan digital, mengajukan pembiyaan emas iB, atau mengisi ulang kartu Flazz.

Direksi BCA Syariah Sambangi Aceh, Pastikan Layanan Sudah Normal

Kali ini, BCA Syariah mendukung penyelenggaraan konser religi ‘A Journey to Remember Vol.2’ bersama Haddad Alwi, Danilla, dan Pusakata yang digelar Sabtu, 28 Februari 2026.

Partisipasi ini bagian dari upaya BCA Syariah untuk memperluas inklusi keuangan syariah melalui pendekatan komunitas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan generasi muda.

“Kegiatan berbasis komunitas adalah strategi efektif untuk memperluas akses layanan keuangan syariah. Kami juga bisa berkolaborasi menjangkau masyarakat lintas segmen, termasuk generasi muda dan keluarga,” ujar Senior Vice President Dana Jasa dan Komunikasi Pemasaran BCA Syariah, Mia Rahma Amalia.

Harga Emas Cetak Rekor, Pembiayaan BCA Syariah Langsung Meroket

Pembiayaan emas BCA Syariah mencapai Rp520 miliar pada akhir tahun lalu, atau meningkat tajam dibandingkan tahun 2024 yang hanya Rp154 miliar dan Rp51 miliar di 2023.

MEMBACA  Kebijakan Fiskal Baru Indonesia: Pertumbuhan Dulu, Pungutan Kemudian

VIVA.co.id

11 Februari 2026

Tinggalkan komentar