Indonesia Perluas Peran Pemuda dalam Rehabilitasi Mangrove

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia terus memperkuat peran pemuda dalam membangun ketahanan pesisir dan rehabilitasi mangrove Indonesia melalui program Mangrove Goes To School (MGTS). Program ini menargetkan mahasiswa dan pelajar.

Program ini merupakan bagian dari strategi komunikasi publik dan edukasi lingkungan untuk menumbuhkan kesadaran, kepedulian, serta kepemimpinan kaum muda sebagai garda terdepan rehabilitasi mangrove berkelanjutan.

Direktur Rehabilitasi Mangrove Kementerian Kehutanan, Nikolas Nugroho Surjobasuindro, menyatakan pada Sabtu bahwa generasi muda memegang peran kunci dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir Indonesia.

“Rehabilitasi mangrove memerlukan keberlanjutan antargenerasi. Melalui Mangrove Goes To School, kita menyiapkan generasi muda yang tidak hanya paham pentingnya mangrove, tetapi juga memiliki kepemimpinan, kepedulian, dan keberanian untuk terlibat langsung sebagai agen perubahan,” ujarnya.

Dalam implementasinya selama empat bulan, MGTS telah menjangkau lebih dari 2.000 peserta di sembilan provinsi.

Kegiatan diselenggarakan di sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Gadjah Mada, IPB University, Universitas Jambi, Universitas Udayana, Universitas Riau, dan Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Perguruan tinggi ini dipilih karena kedekatannya dengan kawasan pesisir dan daerah aliran sungai prioritas, serta peran strategisnya dalam ilmu pengetahuan dan advokasi lingkungan.

Program ini juga telah sampai ke empat sekolah menengah atas di wilayah pesisir untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.

Selain memperkuat pemahaman peserta, MGTS juga mendorong aksi nyata.

Sejauh ini, program telah memicu antusiasme siswa dalam kegiatan rehabilitasi mangrove. Ini mencakup proposal penelitian mahasiswa, kampanye lingkungan di media sosial, pembentukan komunitas konservasi mangrove di kampus dan sekolah, serta keterlibatan langsung siswa dalam proyek rehabilitasi di daerah masing-masing.

Berita terkait: Luasan mangrove Indonesia meningkat jadi 3,46 juta hektar

MEMBACA  Pemerintah mengajak kerja sama dalam sistem standar kerja internasional

Berita terkait: Kementerian dorong daerah pimpin perlindungan ekosistem mangrove

Penerjemah: Citro Atmoko, Raka Adji
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar