Sabtu, 28 Februari 2026 – 20:08 WIB
Jakarta, VIVA – Penyedia layanan internet yang juga bagian dari Jala Lintas Media atau JLM Group, Bnetfit, memaparkan arah dan ambisi besar perusahaannya sepanjang tahun 2026 untuk mendukung ekosistem dan transformasi digital nasional.
Ambisi ini semakin kuat dengan penerapan teknologi modern Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM), evolusi terkini dari teknologi serupa yang berasal dari Amerika Serikat.
Teknologi ini memungkinkan peningkatan kapasitas jaringan fiber optik secara drastis tanpa perlu membangun jaringan baru.
Perangkat DWDM yang diimplementasikan bisa mendukung lebih dari 96 sinyal data (channel) dengan kecepatan 100, 400, 800 Gbps atau lebih. Ini memberikan kapasitas jauh lebih besar dan pengalaman internet superior bagi semua segmen pelanggan.
Komisaris Jala Lintas Media Victor Irianto menyebutkan, perusahaannya dapat menyederhanakan infrastruktur, mengurangi perangkat tambahan, menekan konsumsi daya, dan meningkatkan efisiensi operasional.
Untuk jalur internasional, Bnetfit juga didukung sistem kabel bawah laut, yaitu SEA Cable Exchange-1 (SeaX-1) dan Super Sistem Batam–Singapura (SSBS). Sistem kabel sepanjang 250 km dengan 24 pasang serat optik ini menghubungkan tiga lokasi strategis di Asia Tenggara: Mersing (Malaysia), Changi (Singapura), dan Batam (Indonesia).
SeaX-1 memberikan konektivitas internasional yang stabil dan berkelanjutan untuk berbagai kebutuhan telekomunikasi. Di sisi domestik, Bnetfit juga akan didukung sistem kabel laut BTI‑1 yang membentang sekitar 4.500 km dari Batam ke Jakarta dan Manado, dengan percabangan ke Gresik, Makassar, dan Balikpapan, menjadi tulang punggung lalu lintas data nasional.
"Kolaborasi ini bertujuan memperkuat kapasitas jaringan, mendukung kedaulatan digital Indonesia, serta memastikan arus data nasional berjalan cepat, aman, dan terkendali, baik di dalam negeri maupun ke wilayah internasional," ungkapnya di Jakarta, Jumat malam, 27 Februari 2026.
Terkait jaringan, ia mengatakan Bnetfit juga menjalin kolaborasi open access dengan PT Linknet Tbk dan Asianet. Dengan ini, Bnetfit dapat memaksimalkan lebih dari 7 juta homepass yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
"Selain konektivitas internet berkualitas tinggi, kami menyediakan solusi digital menyeluruh, termasuk cloud, automation and AI, security, data center, serta IoT," jelas Victor.
Halaman Selanjutnya
Bukan itu saja. Bnetfit meluncurkan logo baru yang sarat makna. Identitas visual logo baru Bnetfit terinspirasi dari huruf “B” berbentuk kurva menyerupai sayap kupu-kupu, yang menggambarkan transformasi dan pertumbuhan, dengan elemen infinity line yang melambangkan keberlanjutan dan konsistensi layanan.