Tadi malam, Survivor, salah satu acara realita TV paling sukses sepanjang masa, memulai musim ke-50-nya. Acara ini masuk daftar pendek program ‘dinosaurus’ seperti SNL dan 60 Minutes yang bertahan di udara jauh lebih lama dari Freaks and Geeks. Selain memperkenalkan (dan memperkenalkan lagi) kepribadian ikonik seperti Boston Rob dan Mike White, Survivor telah mengubah televisi sepenuhnya.
Awal sederhana Survivor: Acara ini—yang menguji kekuatan fisik, mental, dan sosial peserta—berdasarkan serial Swedia tahun 1997 bernama Expedition Robinson. Tapi dia cepat menjadi fenomena sendiri:
Lebih dari 50 juta orang menonton final musim pertama Survivor.
Kesuksesan besar dan biaya produksi murah acara ini menginspirasi banyak acara realita lain di awal tahun 2000-an, termasuk The Amazing Race dan The Mole. Bahkan The Bachelor bisa berterima kasih pada Survivor karena membuktikan penonton suka lihat orang nyata kewalahan di kamera.
Gambaran besar: Lima puluh musim kemudian, Survivor masih dapat angka yang bagus. Dibantu katalog episode lamanya yang tersedia di streaming, Survivor adalah nominasi Emmy yang paling banyak ditonton tahun lalu, mengumpulkan 462,4 juta jam tonton selama periode eligibilitas penghargaan itu, menurut Nielsen. Itu lebih dari dua kali lipat nominee lain di kategori mana pun, dan lebih banyak dari semua nominee kompetisi realita lainnya digabungkan. Mungkin di musim ini akhirnya Monster Asap akan muncul.—MM
Laporan ini diterbitkan aslinya oleh Morning Brew.
Bergabunglah di Fortune Workplace Innovation Summit 19–20 Mei 2026 di Atlanta. Era baru inovasi tempat kerja sudah datang—dan cara lama sedang ditulis ulang. Di acara eksklusif dan penuh energi ini, para pemimpin paling inovatif akan berkumpul untuk jelajahi bagaimana AI, kemanusiaan, dan strategi bersatu mendefinisikan ulang masa depan pekerjaan. Daftar sekarang.