Alasan Pemberian Insentif Rp6 Juta per Hari untuk 24.000 Dapur MBG oleh BGN

Selasa, 24 Februari 2026 – 17:27 WIB

Jakarta, VIVA – Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan apresiasi atas kontribusi mitra strategis dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berkat kerjasama ini, sudah terbangun 24 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Dengan kemitraan yang kita lakukan, Program MBG menjadi lebih mudah dijalankan. Sekarang sudah ada 24 ribu SPPG dari Sabang sampai Merauke," ujar Kepala BGN, Dadan Hindayana, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Dadan menjelaskan bahwa skema kemitraan ini juga mempercepat pelaksanaan program di lapangan. Model kolaborasi ini memungkinkan pembangunan infrastruktur layanan yang kuat tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran negara.

Dari sisi efisiensi, BGN memberikan insentif sebesar Rp6 juta per hari untuk setiap SPPG, atau sekitar Rp144 juta per bulan. Skema ini dinilai jauh lebih efisien dibandingkan jika pemerintah harus membangun dan mengelola semua fasilitas sendiri.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, BGN menekankan bahwa faktor waktu adalah hal paling berharga dalam kemitraan ini. Kecepatan pelaksanaan menjadi kunci keberhasilan program.

"Yang paling berharga dari proses kemitraan, dan saya rasa harus diapresiasi, adalah the winning of time, yaitu kecepatan waktu. Waktu adalah salah satu faktor di dunia ini yang tidak bisa dikembalikan dan berjalan satu arah. Dalam pelaksanaan MBG, jika tidak dijalankan dengan cepat, semua pihak akan sangat rugi," paparnya.

BGN menegaskan bahwa percepatan pembangunan dan penguatan kemitraan adalah strategi utama untuk memastikan semua target nasional bisa tercapai tepat waktu dan berkelanjutan. (Ant)

MEMBACA  Viral! Jule Terekam Tanpa Hijab dengan Pria Diduga Lain Hati, Warganet Heboh

Tinggalkan komentar