Dua Mahasiswa Raih Gold Winner AYDA Awards 2026, Siap Berlaga di Tingkat Global

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH – Nippon Paint kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung dunia arsitektur dan desain interior di Indonesia dengan menyelenggarakan AYDA Awards (dulu dikenal sebagai Asia Young Designer Awards).

Kompetisi ini bukan cuma lomba biasa, tapi juga platform strategis yang menghubungkan anak muda berbakat, akademisi, dan profesional industri untuk menciptakan inovasi ruang masa depan yang lebih baik.

AYDA tahun ini mengusung tema “Converge: Crafting Cultural Legacies”. Para peserta ditantang untuk menggali kekayaan warisan budaya lalu mengubahnya menjadi solusi desain yang relevan, berkelanjutan, dan punya dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui tema ini, desainer muda diajak untuk membuat karya yang punya identitas lokal tapi tetap bisa bersaing di tingkat global.

Kegiatan ini juga sejalan dengan peluncuran Trend Beyond Colours (TBC) 2026/27 yang berjudul RESONATE.

Baca juga: Pemerintah Tegaskan Produk AS Tetap Wajib Sertifikasi Halal, Isu Bebas Halal Tak Sepenuhnya Benar

Kolaborasi antara Nippon Paint dan Colour Hive ini mengajak para desainer untuk menerjemahkan tren global ke dalam praktik desain yang berpusat pada manusia dan sesuai dengan kebutuhan sosial.

“AYDA adalah tempat belajar sekaligus mengembangkan bakat. Kami ingin mendukung lahirnya generasi desainer yang tidak hanya fokus pada solusi, tetapi juga punya kepekaan budaya dan sosial agar siap berkontribusi di kancah internasional,” kata Linda Kam, Sr. Marketing Manager Nippon Paint Indonesia.

Malam Puncak Grand Final di The Westin Jakarta

Grand Final AYDA Indonesia 2025/26 diadakan di The Westin Jakarta dan menampilkan 10 finalis terbaik dari berbagai universitas di Indonesia. Karya mereka dinilai oleh dewan juri profesional, termasuk:

● E. Ary Witjaksono (Airmas Asri)
● Maria Rosantina (Yolodi+Maria Architects)
● Chrisye Octaviani (Bitte Design Studio)
● Aghnia Fuad (Suasana Studio)
● Grace Hartanti (Grace Hartanti Design Lab)
● Ibam Arafi (D&B Consultant)

MEMBACA  Penawaran pengambilalihan yang gagal oleh perusahaan asuransi Global 500 Allianz kini menjadi masalah politik yang sensitif dalam pemilihan umum di Singapura.

Chrisye Octaviani memberi apresiasi pada kualitas peserta, “Kami lihat bagaimana desainer muda sekarang bisa menerjemahkan cerita sebuah ruang dengan cara yang berani, asli, dan sangat terkait dengan isu keberlanjutan saat ini.”

Baca juga: Rencana Menteri Desa, Akan Tutup Indmaret dan Alfamart Demi Koperasi Desa

Daftar Pemenang

Setelah melalui proses penilaian yang ketat, dua mahasiswa dinobatkan sebagai Gold Winner AYDA Awards Indonesia 2025 atau 2026.

Untuk kategori Arsitektur, penghargaan dimenangkan Syaukat Firdausi dari Universitas Gadjah Mada melalui karya berjudul Hanging Garden of Malioboro.

Sementara itu, kategori Desain Interior dimenangkan oleh Jessica Josephine Purwadi dari Binus University dengan karya Tree of Literacy.

Tinggalkan komentar