Sabtu, 21 Februari 2026 – 06:14 WIB
Jakarta, VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, pastikan bahwa bonus untuk atlet berprestasi di ASEAN Para Games 2025 akan disamakan dengan nilai bonus yang diberikan kepada peraih medali SEA Games 2025.
“(Nilai bonus ASEAN Para Games) sama seperti yang kita berikan kepada peraih medali SEA Games 2025,” kata Erick kepada media di Jakarta, dilansir dari ANTARA.
Erick ungkapkan bahwa pihaknya sudah mengajukan skema bonus tersebut dan saat ini tinggal menunggu persetujuan serta proses penyaluran dari pemerintah. Dia juga menyebut Presiden sedang berada di luar negeri.
“Kita tunggu dan Bapak Presiden juga sedang di luar negeri. Insyaallah dalam waktu dekat pasti ada tanggapan,” tambahnya.
Pada ajang ASEAN Para Games 2025 yang digelar di Thailand pada 20–26 Januari 2026, kontingen Indonesia catatkan prestasi gemilang dengan membawa pulang total 392 medali. Rinciannya, 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu.
Capaian tersebut menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen akhir ajang multi cabang olahraga atlet disabilitas terbesar di Asia Tenggara ini.
Mengacu pada Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Nomor 219/2025 tentang bonus SEA Games 2025, nilai bonus yang akan diterima atlet ASEAN Para Games adalah sebagai berikut:
Untuk atlet perorangan, peraih medali emas dapat Rp1 miliar, perak Rp315 juta, dan perunggu Rp157 juta.
Untuk nomor ganda, peraih emas terima Rp800 juta, perak Rp252 juta, dan perunggu Rp126 juta.
Sementara itu, atlet beregu peraih emas diganjar Rp500 juta, perak Rp220,5 juta, dan perunggu Rp110,25 juta.
Tidak hanya atlet, para pelatih juga dapat apresiasi. Pelatih perorangan atau ganda peraih emas akan terima Rp300 juta, sedangkan pelatih beregu peraih emas dapat Rp400 juta.
Kebijakan penyetaraan bonus ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan penghargaan yang setara bagi atlet disabilitas yang telah mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.