Penerangan Tenaga Surya Hadir, Nelayan Cilamaya Melaut Lebih Aman dan Hasilkan Tangkapan Lebih Banyak

Rabu, 18 Februari 2026 – 18:48 WIB

Karawang, VIVA – Langit malam di pesisir Cilamaya nggak selalu bersahabat untuk nelayan-nelayann kecil. Di tengah gelapnya laut, sinar cahaya sering jadi penentu nasib. Bisa nggak jaring ditebar dengan aman, perahu bisa navigasi tanpa bahaya, dan hasil tangkapan cukup buat dibawa pulang ke keluarga. Bagi nelayan pinggiran, kegelapan udah jadi tantangan harian yang melekat sama profesi mereka.

Sekarang, cerita itu pelan-pelan berubah. Lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) kasih penerangan pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) buat bantu aktivitas melaut malam hari. Bantuannya berupa paket PLTS portabel yang dipasang di kapal. Sistem ini isinya panel surya yang ditaruh di atas perahu buat nangkep sinar matahari siang hari, baterai penyimpan energi, sama lampu yang bisa dipakai sepanjang malam.

Energi yang dikumpulin siang hari disimpan di baterai, trus dipakai buat nyalain lampu di kapal waktu malam. Bantuan sederhana ini bawa dampak nyata, dari naiknya produktivitas sampe ngurangin biaya operasional.

Budiman, nelayan yang udah melaut sejak tahun 2000 dan dikenal sebagai Local Hero Pertamina di desanya, ngerasain langsung perubahannya. Dulu, dia cumaandalkan senter kepala waktu melaut malam. Selain bikin pegel, alat itu suka rusak kalo kena air.

“Sekarang penerangannya sangat terang dan stabil dari malam sampe pagi. Dulu karena pegal dan takut lampu mati, saya cuma bisa tebar jaring beberapa kali. Dengan PLTS, saya bisa sampai lima atau enam kali semalam. Penghasilan pun jadi lebih banyak,” katanya.

Cerita serupa datang dari Kiki Mulyana, nelayan kecil yang udah 10 tahun melaut. Dia akui sebelumnya bergantung pada aki yang gampang drop kalo kena air dan butuh biaya ganti yang mahal.

MEMBACA  Pemerintah Alokasikan Rp1,1 Triliun untuk 159 Sekolah Rakyat, Pengadaan Laptop Terbesar (Tata letak bersih dan profesional, tanpa tambahan teks atau komentar.)

“Dengan energi surya, kami jauh lebih hemat. Penerangannya luas, bantu milih ikan, juga buat navigasi biar nggak kecelakaan, apalagi di jalur sungai yang sempit. Bahkan di darat, penerangan PLTS bisa dipakai buat perbaiki jaring, soalnya sistemnya gampang dibongkar pasang. Hal ini sangat bantu kami secara ekonomi dan dalam hidup sehari-hari,” jelas Kiki.

Bagi nelayan di daerah yang masih gelap, kehadiran PLTS nggak cuma bantu kerja di laut, tapi juga ringanin beban pengeluaran rumah tangga. Energi surya jadi solusi yang bisa diandalkan sekaligus ramah lingkungan.

Tinggalkan komentar