loading…
Sawah yang ditanami padi terendam banjir di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, Minggu (9/11/2025). FOTO/ANTARA
JAKARTA – Pemerintah memastikan ketersediaan pangan di wilayah Sumatera yang terdampak bencana dalam keadaan aman. Ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat masa pemulihan. Selain menjamin pengiriman beras, pemerintah juga mempercepat pemulihan lahan pertanian supaya produksi pangan bisa cepat normal lagi.
“Kami perlu informasikan bahwa stok beras di lapangan sekitar 100.000 ton. Ini cukup untuk kebutuhan sekitar tiga bulan. Insyaallah, sektor pertanian, terutama ketersediaan pangan di lapangan, akan cukup untuk tiga bulan kedepan,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera di Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Baca Juga: 29 Desa Hilang Diterjang Bencana Sumatera, Paling Banyak di Aceh
Sementara itu, Kementerian Pertanian telah menyiapkan cadangan beras sekitar 100.000 ton. Tujuannya untuk menjaga kestabilan persediaan pangan di daerah terdampak selama proses pemulihan. Langkah ini diambil agar kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi sambil menunggu produksi pertanian di daerah bencana pulih.