Baznas Indonesia Layani 142.079 Korban Bencana di Sumatra

Jakarta (ANTARA) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melaporkan bantuan barang, peralatan, dan layanan untuk 142.079 warga terdampak banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada November lalu.

“Hingga awal Februari, sebanyak 142.079 orang telah merasakan manfaat langsung dari bantuan Baznas,” ujar Kepala Divisi Distribusi dan Pemanfaatan Baznas Saidah Sakwan dalam pernyataan yang dikutip di Jakarta, Rabu.

Dia menjelaskan angka tersebut merupakan akumulasi korban bencana yang terjangkau oleh inisiatif bantuan Baznas, mulai dari masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan dan rehabilitasi yang masih berlangsung, dengan perluasan lebih lanjut diproyeksikan.

Melalui inisiatif ini, lembaga filantropi negara itu mendirikan dapur umum darurat di daerah terdampak, memasang infrastruktur air bersih, serta menyediakan layanan medis dan psikososial bekerja sama dengan pemerintah daerah dan mitra.

Sakwan menambahkan, Baznas juga merancang program untuk membantu korban kembali mengakses sekolah dan rumah ibadah, sembari membangun unit hunian permanen bagi mereka yang mengungsi di ketiga provinsi terdampak.

“Upaya kami termasuk merevitalisasi masjid yang rusak akibat bencana, melengkapi kembali dengan peralatan ibadah yang diperlukan. Kami juga telah membagikan 30 ribu seragam sekolah beserta sepatu, tas, dan buku agar anak-anak bisa melanjutkan belajar,” jelasnya.

Pejabat itu lebih lanjut melaporkan pihaknya telah mengumpulkan donasi publik sebesar Rp80 miliar (sekitar US$4,7 juta) untuk mendukung upaya pemulihan pascabencana, termasuk pembangunan rumah baru bagi korban.

Dia mengajak publik untuk terus berkontribusi pada upaya penanganan bencana yang berlangsung oleh pemerintah melalui zakat dan dana filantropi Islam lainnya.

Laporan menunjukkan bantuan Baznas menjangkau 40 kecamatan di 11 kabupaten dan kota se-Aceh, dengan 26 dapur umum didirikan, 2.488 paket logistik keluarga disalurkan, serta 684 warga mendapat perawatan medis, ditambah dengan musala dan toilet darurat.

MEMBACA  Korban Tewas dalam Kecelakaan Bus Terbakar Capai Lebih dari 70 Jiwa, Puluhan di Antaranya Anak-Anak

Di Sumatera Utara, lembaga itu menyediakan makanan siap santap dan layanan kesehatan untuk 1.769 warga, mendirikan musala dan toilet darurat, memulihkan akses air bersih, serta membagikan obat-obatan di 32 kecamatan sepanjang sembilan kota dan kabupaten.

Sementara itu, korban bencana di 44 kecamatan sepanjang 11 wilayah di Sumatera Barat menerima 16.945 porsi makanan siap santap per hari, 3.500 paket logistik keluarga, serta layanan medis dan psikososial.

Berita terkait: Parlemen tinjau pemulihan banjir Sumatra

Berita terkait: RI alokasikan Rp336 miliar untuk pulihkan sawah terdampak banjir di Sumatra

Berita terkait: Hampir 70 persen kabupaten/kota terdampak banjir di Sumatra telah pulih

Penerjemah: Sean Filo, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar