Pasar angkutan barang memasuki tahun 2026 dengan optimisme hati-hati, menggantikan perubahan ekstrem beberapa tahun terakhir. Menurut data survey baru dari Echo Global Logistics, pengirim dan operator punya strategi yang cukup beda.
Echo mensurvei 1.024 pengirim dan 832 operator antara Oktober dan November 2025. Ekspektasi mereka berbeda tentang harga, meski keduanya perkirakan volume akan naik.
Operator mempersiapkan lingkungan harga yang lebih baik. Kebanyakan perkirakan tarif kontrak dan spot akan naik di 2026, banyak yang perkirakan kenaikan beberapa persen. Keyakinan ini ada meski operator hati-hati menambah kapasitas. Sekitar setengah operator berencana tambah supir, tapi mereka ingat kelebihan kapasitas yang terjadi setelah masa pandemi.
Pengirim lihat situasi harga dengan cara lain. Sebagian perkirakan kenaikan sedang, tapi banyak juga yang perkirakan harga tetap atau malah turun. Pandangan ini muncul karena tekanan biaya transportasi masih besar, yang jadi tantangan utama bagi pengirim selama empat tahun berturut-turut.
Perbedaan ekspektasi harga ini penting karena akan pengaruhi negosiasi pengadaan sepanjang 2026. Operator harap harga membaik, sementara pengirim buat anggaran lebih hemat. Diskusi musim tender akan fokus pada menyamakan pandangan yang beda ini.
Ekspektasi volume lebih sejalan. Kedua grup perkirakan permintaan tumbuh di 2026, walau optimisme operator agak berkurang dari tahun lalu. Kombinasi perkiraan volume yang sama tapi pandangan harga yang beda ini akan jadi dinamika utama untuk perencanaan kapasitas dan strategi pengadaan.
Yang lebih menarik adalah cara pengirim ubah pendekatan pengadaan. Persentase yang besar dan terus tumbuh bilang strategi jaringan mereka tergantung kondisi pasar, bukan rencana tahunan yang kaku. Pergeseran ini menunjukkan industri yang sudah alami bagaimana pasar bisa berubah cepat dan ingin fleksibilitas untuk menyesuaikan diri.
Pola adopsi teknologi juga berubah. Survey tunjukkan setelah operator yang memimpin implementasi digital tahun lalu, sekarang giliran pengirim. Minat pengirim pada solusi otomatisasi dan AI naik dengan jelas. Pengirim dan operator prioritaskan teknologi untuk alasan beda: pengirim fokus kurangi biaya, operator lebih tekankan keandalan layanan dan kualitas barang.
Hasil survey lengkap bahas pola adopsi ini secara detail, termasuk alat spesifik mana yang populer dan mana yang sudah stabil, serta perbaikan yang dirasakan dari investasi teknologi.
Prioritas strategis tahun ini berkisar di area operasional tertentu, seperti pergudangan dan *intermodal* yang jadi fokus utama pengirim. Prioritas ini menunjukkan perusahaan kejar strategi optimisasi jaringan untuk tekan biaya dan tingkatkan layanan sekaligus, meski pendekatannya beda-beda tergantung ukuran perusahaan.
Laporan lengkapnya sediakan rincian ekspektasi harga dan volume, strategi perencanaan kapasitas, implementasi teknologi, serta perbedaan prioritas strategis di berbagai segmen pengirim dan tipe operator.
Untuk dapat notifikasi saat laporan putihnya terbit, isi formulir di bawah ini.
Posting Carriers anticipate pricing power while shippers plan for flexibility in 2026 muncul pertama kali di FreightWaves.