Indonesia Eksplorasi Kerja Sama Teknologi Pembayaran Digital dengan Vietnam

Jakarta (ANTARA) – Yayasan Sakuranesia memfasilitasi pertemuan strategis antara PT Tasi Venture Indonesia dan Alliex Vietnam Joint Stock Company untuk mengeksplorasi potensi kerjasama dalam penerapan teknologi pembayaran digital. Tujuannya untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam sistem transaksi keuangan Indonesia.

Perwakilan PT Tasi Venture Indonesia, Setya Warsukianto, menyatakan teknologi yang dikembangkan Alliex Vietnam menawarkan integrasi sistem transaksi yang komprehensif. Teknologi ini dilengkapi fitur pemantauan real-time dan sistem pelaporan yang transparan serta akurat.

“Teknologi ini memungkinkan pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk menjaga catatan transaksi yang terintegrasi dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan laporan keuangan yang lebih transparan dan bankable, usaha akan punya peluang lebih besar untuk mengakses pembiayaan formal dan memperluas operasinya,” kata Setya dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Senin.

Pertemuan digelar di kantor pusat Alliex Vietnam di Unit 4301–4308, Lantai 43, Keangnam Hanoi Landmark Tower, Hanoi, Vietnam. Ini merupakan bagian dari upaya memperluas kolaborasi teknologi lintas batas untuk mendukung transformasi digital di sektor ekonomi produktif.

Menurut Setya, teknologi dengan kemampuan integrasi, transparansi, dan pemantauan transaksi real-time memiliki potensi strategis. Dapat mendukung berbagai inisiatif nasional, termasuk penguatan ekosistem UMKM, peningkatan transparansi penyaluran bantuan pemerintah, dan perbaikan sistem transaksi keuangan bagi pekerja migran Indonesia.

“Transformasi digital dalam sistem transaksi keuangan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Sistem pemantauan dan pelaporan terintegrasi dapat menjadi bagian dari solusi untuk memastikan program ekonomi nasional disalurkan secara lebih tepat sasaran dan terukur,” ujarnya.

Pendiri Yayasan Sakuranesia, Tovic Rustam, menekankan bahwa penguatan sistem teknologi pembayaran digital merupakan faktor kunci untuk mendukung pembangunan ekonomi Indonesia yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan.

MEMBACA  Pemerintah Sajikan 110 Agenda Pariwisata di Acara Karisma Nusantara 2025

Direktur Alliex Vietnam Joint Stock Company, Mr. Park Byoung-gun, menyambut baik pembicaraan eksplorasi ini. Dia menyatakan kesiapan perusahaannya untuk berkontribusi pada pengembangan ekosistem pembayaran digital Indonesia.

“Kami memandang Indonesia sebagai salah satu ekonomi digital paling dinamis di Asia Tenggara. Alliex siap mendukung pengembangan sistem teknologi pembayaran digital yang dapat membantu meningkatkan transparansi, efisiensi, dan aksesibilitas sistem keuangan, termasuk bagi UMKM dan sektor produktif lainnya,” jelasnya.

Alliex Vietnam adalah perusahaan fintech yang menyediakan solusi sistem pembayaran digital terintegrasi. Termasuk sistem point-of-sale (POS), pemrosesan transaksi elektronik, serta sistem pemantauan dan pelaporan yang dirancang untuk mendukung transparansi dan efisiensi transaksi.

Yayasan Sakuranesia, organisasi yang berfokus pada penguatan kerjasama internasional di bidang teknologi, pendidikan, dan pengembangan SDM, terus mendorong kolaborasi global untuk mendukung transformasi digital serta ketahanan ekonomi nasional.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerjasama yang lebih luas dalam penerapan teknologi pembayaran digital. Tujuannya untuk memperkuat ekosistem UMKM, meningkatkan transparansi sistem distribusi ekonomi, dan mempercepat transformasi digital di sektor keuangan Indonesia.

Berita terkait:

Tinggalkan komentar