Maju Terus! Nusa Penida Dikembangkan sebagai Destinasi Pulau Hijau Terintegrasi

Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mendorong pemerintah Kabupaten Klungkung untuk segera menyelesaikan konsep “Pulau Hijau” guna meningkatkan pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Nusa Penida, pulau indah di dekat Bali, terkenal dengan pantai, tebing, dan keanekaragaman hayati lautnya yang kaya. Pulau ini menarik sekitar 1,1 juta wisatawan pada tahun 2024, yang menunjukan daya tariknya yang terus tumbuh sebagai destinasi kunci di Bali.

“Ini adalah surga tersembunyi yang belum sepenuhnya tersentuh,” kata Bima dalam pernyataan yang dirilis di Jakarta pada Senin.

Dia mencatat potensi pulau untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan masih banyak yang belum tergarap.

Dia menyerukan strategi terpadu yang mencakup pengelolaan sampah, energi terbarukan, pembatasan kendaraan, dan pelestarian budaya lokal. Pendanaan akan berasal dari pinjaman, sumbangan perusahaan dan swasta, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta investor.

Bima berjanji akan dukungan kementerian, termasuk koordinasi lintas lembaga, dan menekankan bahwa tim pemerintah daerah yang kuat sangat penting untuk melaksanakan visi tersebut. Dia menekankan keselarasan dengan dokumen perencanaan tata ruang resmi, termasuk Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Selain infrastruktur, Bima juga menggarisbawahi pentingnya pembangunan sosial dan pembangunan karakter masyarakat untuk mendukung pertumbuhan pariwisata berkelanjutan.

Dia mendesak agar pulau itu harus menjaga momentum, dengan menyerukan perbaikan infrastruktur dan pengelolaan ekosistem yang cepat.

Memenuhi harapan pengunjung, tambahnya, sangat penting untuk mendorong wisatawan kembali dan mempertahankan daya tarik jangka panjang Nusa Penida.

Berita terkait: Membangun kecukupan energi bersih di Nusa Penida

Berita terkait: Tutupan terumbu karang di Nusa Penida Bali mencapai 60%: CTC ​​​​​​​

Penerjemah: Fianda Sjofjan Rassat, Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Sidang Penetapan Awal Puasa 1447 H Digelar 17 Februari 2026

Tinggalkan komentar