“John Wick” dan “Castlevania” Masuki Zona Adaptasi Baru

Dalam acara PlayStation State of Play Kamis lalu, penonton akhirnya mendapat kabar gembira: waralaba John Wick akan segera mendapat game video besar pertamanya. Setelah John Wick Hex dari Bithell Games yang taktis (dan kini tidak lagi terdaftar) serta John Wick Chronicles untuk VR, kini saatnya waralaba aksi Keanu Reeves ini memasuki dunia triple-A melalui tangan Saber Interactive, pengembang Space Marine 2.

Lionsgate, pemilik waralaba Wick, sebelumnya telah menyatakan keinginannya untuk membuat game semacam ini bagi pembunuh berkemeja favorit semua orang. (Atau tepatnya, pembunuh berkemeja favorit lainnya.) Entah Anda merasa ini sudah sangat ditunggu atau agak terlambat dalam siklus waralaba, kehadiran game dari Saber ini tiba pada momen yang tepat, di mana semakin banyak IP yang beralih ke medium game sebagai tawaran substansial sendiri, bukan sekadar konten tambahan di Fortnite. Dan kapan pun game ini rilis, ia akan membawa suatu “bagasi” unik: waralaba ini telah lama memiliki satu kaki di dunia video game, bahkan sebelum medium itu resmi menjadi bagian dari rencananya.

Dari John Wick 2 hingga Ballerina tahun 2025, film-film ini telah mengadopsi elemen-elemen permainan dalam berbagai bentuk. Mulai dari struktur “here’s a scenario, here’s a miniboss” di Wick 2, hingga senjata kuat seperti flamethrower di Wick 4 dan Ballerina, serta karakter pendukung dengan keahlian khusus yang layak ada dalam hero shooter. (Tokoh Tracker yang diperankan Shamier Anderson adalah contoh paling nyata; ia sering mengerahkan anjingnya bagaikan Special Ability.) Mirip seperti bagaimana Indiana Jones & the Great Circle hanya bisa lahir di bawah bayang-bayang Uncharted dan Tomb Raider, wajar jika film-film Wick kini berevolusi dari sekadar menyiratkan nuansa permainan menjadi ingin berdiri sejajar dengan game-game besar bergengsi.

MEMBACA  Apple memberikan diskon hingga $150 untuk Beats Studio Pro dan Studio Buds Plus

Game John Wick karya Saber hadir sebagai kontras menarik dengan Castlevania: Belmont’s Curse, yang juga diumumkan dalam acara yang sama. Selain merayakan ulang tahun ke-40 waralaba tahun ini, ini juga merupakan judul baru pertama dalam lebih dari satu dekade, setelah Lords of Shadow 2 (2014), serta game pertama yang dirilis pasca peralihan waralaba ke animasi. Ketika Konami mengumumkan pada 2022 bahwa mereka akan menghidupkan kembali waralaba lamanya lewat remake dan sekuel baru, penggemar berharap Castlevania tak ketinggalan dari Silent Hill dan Metal Gear Solid. Bahkan, bisa dibilang seharusnya Castlevania jadi prioritas, mengingat dua serial Netflix karya Powerhouse telah membantu menjaga relevansinya di benak publik.

Saat Belmont’s Curse rilis nanti, ia akan memberikan gambaran lebih lanjut tentang bagaimana adaptasi mempengaruhi materi sumbernya. Serial seperti Arcane dan Fallout berhasil mendorong pemain untuk mencoba atau kembali ke game sebelumnya dalam waralaba. Namun, bagaimana dampaknya terhadap game baru yang sepenuhnya orisinal? Di balik beberapa kisah sukses peningkatan penjualan pasca adaptasi, ada juga kasus di mana tidak terjadi perubahan signifikan. Adaptasi beberapa game oleh Prime Video’s Secret Level tahun 2024, misalnya, tidak memberi dampak jelas—positif atau negatif—pada waralaba yang diangkat: Bandai Namco sudah berencana membuat game Pac-Man gelap; Amazon kemungkinan sudah mempertimbangkan menghentikan New World; sementara The Outer Worlds 2 dilanda kontroversi yang lebih besar sehingga episode adaptasinya pun mungkin terlupakan.

John Wick dan Castlevania sedang memasuki wilayah baru dengan game-game ini. Wick harus membuktikan dunianya sama serunya untuk dimainkan seperti ditonton, sementara Castlevania harus menunjukkan bahwa ia masih memiliki daya tarik dan mampu bersaing dengan game-game yang telah mengadopsi formula-nya selama ia vakum. Keduanya menghadapi tekanan tertentu, mengingat kondisi industri saat ini. Namun, keduanya memiliki “bantalan”: Konami telah mengonfirmasi adanya beberapa produk Castlevania di luar Belmont’s Curse, dan masih ada film Wick lain di masa depan. Nasib kedua IP ini tidak sepenuhnya bergantung pada dua game tersebut, tetapi tentu akan sangat baik jika mereka berkualitas tinggi dan laris terjual di era di mana hal itu jauh lebih krusial dari sebelumnya.

MEMBACA  Berkat AI, Charlie Kirk Akan Abadi bagi Sebagian Orang

Ingin berita io9 lebih lanjut? Cek jadwal rilis terbaru untuk Marvel, Star Wars, dan Star Trek, serta perkembangan DC Universe di film dan TV, dan semua yang perlu Anda ketahui tentang masa depan Doctor Who.

Tinggalkan komentar