Universitas Administrasi Publik Segera Dibangun di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa satu dari sepuluh universitas baru yang direncanakan pemerintah akan fokus khusus pada administrasi publik. Universitas ini dirancang untuk mempersiapkan generasi berikutnya bagi birokrat.

Berbicara di Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta pada Jumat, ia mengingatkan bahwa birokrat yang tidak mau meningkatkan diri akan digantikan oleh talenta terbaik yang dihasilkan lembaga pendidikan tersebut.

"Kami mempersiapkan mereka untuk mengambil alih kepemimpinan di semua institusi berkinerja tinggi. Tidak ada yang tidak bisa diganti," tegas Prabowo.

Pada kesempatan itu, Prabowo juga memberikan kewenangan penuh kepada pimpinan Dana Kekayaan Soverign Indonesia, Lembaga Pengatur BUMN, Kementerian PANRB, serta semua kementerian dan lembaga lain untuk mengganti pejabat yang gagal memenuhi targetnya.

Mengenai pengembangan universitas baru, presiden telah beberapa kali menyampaikan rencana ini, termasuk saat kunjungannya ke Inggris Raya (UK) untuk menjajaki kolaborasi dengan universitas-universitas terbaik Inggris.

Mahasiswa terpilih yang diterima di 10 universitas baru ini akan mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah.

Presiden Prabowo mencatat bahwa universitas-universitas ini akan merekrut fakultas internasional dan bertujuan memulai penerimaan mahasiswa pada 2028.

Selain administrasi, kurikulum akan memprioritaskan STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) dan kedokteran.

Hal ini berangkat dari penilaiannya bahwa Indonesia masih menghadapi kekurangan ahli STEM dan dokter, khususnya spesialis dan sub-spesialis.

Menurut Kementerian Kesehatan, saat ini Indonesia hanya mampu menghasilkan sekitar 2.700 dokter spesialis per tahun, jauh di bawah kebutuhan ideal yakni 32.000 per tahun.

Berita terkait: Indonesia percepat dorongan untuk universitas kelas dunia

Berita terkait: Prabowo temui 1.200 profesor Indonesia untuk tingkatkan kualitas universitas

Penerjemah: Genta T, Andi F, Raka Adji
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  2 Ton Sabu-Sabu Disita dalam Penggerebekan Narkoba Terbesar di Negeri Ini

Tinggalkan komentar