Presiden Prabowo Subianto menyatakan Kopdes Merah Putih sebagai langkah strategis agar dana desa manfaatnya benar-benar dirarasakan oleh masyarakat. Foto/Ilustrasi
JAKARTA – Pemerintah sedang gencar menyiapkan program Koperasi Desa Merah Putih. Saat ini, setidaknya 30.000 koperasi sedang dibangun dan akan tersebar di berbagai desa di Indonesia. Pembentukan program ini tentu memiliki tujuan yang jelas.
Menurut Presiden, program ini adalah cara untuk memastikan dana desa tepat sasaran sekaligus mencegah penyelewengan anggaran yang kerap terjadi di berbagai daerah.
Prabowo menargetkan ratusan koperasi sudah bisa beroperasi dalam satu hingga dua bulan ke depan. “Koperasi Merah Putih yang akan kita bangun sudah mulai sebentar lagi. Mungkin dalam satu sampai dua bulan ini sudah akan beroperasi beberapa ratus koperasi, dan yang hampir berdiri itu sekitar 30.000 koperasi, lengkap dengan gudang-gudangnya,” ujarnya dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).
Setiap koperasi nantinya akan dilengkapi fasilitas yang langsung mendukung kebutuhan warga, seperti gudang penyimpanan, cold storage, gerai usaha, hingga layanan kesehatan dan farmasi dengan harga terjangkau.
Melalui koperasi ini, masyarakat juga akan mendapatkan akses pinjaman super mikro dengan bunga yang ringan. Skema ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan warga pada rentenir yang selama ini membebani perekonomian rakyat kecil.