Jakarta (ANTARA) – Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyatakan bahwa program Makanan Bergizi Gratis (MBG) telah mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga di berbagai daerah selama tahun lalu.
Berbicara dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta pada Jumat, ia mengatakan beberapa pimpinan daerah telah melaporkan perbaikan nyata dalam kesejahteraan masyarakat yang dihasilkan dari kebijakan pemerintah.
“Saya telah menerima laporan dari gubernur dan bupati yang kini menyaksikan dampak nyata dan terukur dari kebijakan kami,” ujarnya saat membahas program MBG.
Menurut presiden, laporan-laporan tersebut didukung oleh para pemimpin industri dan perdagangan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), yang mencatat adanya kenaikan konsumsi rumah tangga pada bulan Januari.
Prabowo menghubungkan kenaikan ini dengan program MBG, yang katanya telah merangsang aktivitas ekonomi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Dia menyampaikan optimisme bahwa Indonesia akan mencatat kinerja ekonomi yang kuat tahun ini, menekankan bahwa pemerintah tetap berkomitmen memprioritaskan kesejahteraan publik meski ada skeptisisme dari beberapa kalangan.
Selain konsumsi yang lebih kuat, Prabowo mencatat bahwa para pemimpin daerah juga melaporkan penurunan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka di wilayah masing-masing.
Presiden Prabowo menguraikan bahwa program MBG kini telah menjangkau sekitar 60,2 juta penerima manfaat, termasuk anak-anak, ibu hamil, dan lansia yang tinggal sendiri tanpa pendamping.
Program ini dianggap sebagai penggerak utama bagi pemerataan kesejahteraan dan penguatan fondasi perekonomian nasional.
Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,11 persen year-on-year (yoy) pada 2025, yang terutama didorong oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,98 persen.
Untuk tahun 2026, pemerintah menetapkan target pertumbuhan sebesar 5,4 persen, yang didukung oleh program-program strategis seperti MBG dan inisiatif Koperasi Desa Merah Putih.
Berita terkait: Presiden Prabowo sebut program makan gratis ciptakan 1,5 juta lapangan kerja
Penerjemah: Andi Firdaus, Raka Adji
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026