Etiket Kantor di Hari Valentine: Aturan 80:20 untuk Membicarakan Pasangan di Tempat Kerja

Hari Valentine akan datang—dan hari libur romantis ini adalah satu-satunya waktu dalam setahun di mana biasa saja untuk mengirim balon berbentuk hati besar ke tempat kerja pasangan kamu.

Tapi meskipun Hallmark mungkin ingin kamu mengungkapkan cinta abadi untuk pasangan, mungkin deklarasi seperti ini lebih baik disimpan di dalam kartu—dan jauh dari telinga rekan kerja kamu.

Sering-sering bercerita tentang pasangan atau gebetan baru di kantor bisa bikin rekan kerja merasa tidak nyaman. Apalagi jika Hari Valentine sudah lama lewat dan kamu masih mendetailkan kepribadian sempurna dan mata indah mereka.

Niraj Kapur, pelatih LinkedIn, pembicara TEDx, dan penulis *Business Growth: Lessons Learned from Divorce, Dating and Falling In Love*, menjelaskan seberapa banyak pekerja dan manajer harus bicara tentang orang tercinta di tempat kerja.

Apa bicara tentang pasangan di kantor itu tidak sopan?

Tergantung.

Kapur bilang itu sangat boleh untuk memuji “pasangan karena menjadi partner dan orang tua yang hebat”—tapi dalam jumlah sedikit.

Misalnya, di Senin pagi saat rekan kerja mendiskusikan akhir pekan mereka, wajar untuk menyebut orang tercinta dan hal menarik yang kamu lakukan di luar kerja. “Aturan sama berlaku pada hari Jumat saat akhir pekan mendekat,” kata Kapur.

Atau jika kamu bos yang rindu obrolan di meja kerja, bicarakan pasangan kamu ketika itu benar-benar relevan dengan percakapan yang sudah terjadi dengan tim kamu.

“Di akhir bulan penjualan, saat staf tidak yakin bisa mencapai target karena kurang percaya diri, saya akan cerita tentang mantan istri saya dan perjalanannya. Dia datang ke Inggris sebagai imigran tanpa kualifikasi dan akhirnya meraih kesuksesan besar,” kenang Kapur.

MEMBACA  Baker Hughes Perluas Operasi UBCTD di Arab Saudi

“Mengapa? Dia tangguh dan selalu percaya pada dirinya sendiri. Saya ingin staf saya tahu mereka juga bisa capai apapun dengan sikap yang benar, jadi cerita itu relevan,” tambahnya.

Kapan tidak boleh bicara tentang orang tercinta

Meski memuji pasangan sedikit umumnya boleh, tidak pernah boleh untuk menghina mereka di depan umum.

Kapur sarankan hindari dapat tawa murah dengan mengorbankan pasangan, misalnya dengan bilang kamu tidak suka gaya berpakaian mereka atau kamu anggap pandangan politik mereka naif.

Ditambah, ada tiga topik yang harus dihindari “dengan cara apapun” saat bicara tentang orang tercinta:

Seks

Politik

Dan agama.

Nggak ada yang mau dengar kamu pamer betapa hebatnya kehidupan cinta kamu. Sementara itu, menjelekkan (atau memuji) keyakinan agama atau politik pasangan kamu bisa buat tidak nyaman anggota tim yang setuju atau tidak setuju dengan pandangan itu.

Akhirnya, “terkadang diam lebih baik daripada mengatakan hal yang konyol”, saran Kapur.

Seberapa banyak orang harus bicara tentang kehidupan cinta di kerja?

Manusia selalu khawatir dihakimi. Tapi “nggak ada yang menghakimi kamu sebanyak kamu menghakimi diri sendiri,” tegas Kapur.

Tapi, jika kamu khawatir semua pekerja atau rekanmu sudah bosan dengar tentang orang tercinta kamu, ada rumus sederhana yang bisa kamu ikuti: Aturan 80:20.

Ketika kamu di lingkungan profesional, 80% obrolan kamu harus berpusat pada kerjaan dan sisanya 20% bisa bersifat pribadi.

“Bisnis menjadi lebih personal karena hampir tiga dari lima orang bergulat dengan kesehatan mental mereka,” kata Kapur.

Jadi bicara tentang kehidupan pribadi, termasuk orang-orang di dalamnya, bisa dorong orang lain untuk terbuka, ciptakan budaya percaya, dan bawa unsur lebih manusiawi dalam interaksi kantor.

MEMBACA  Daftar Destinasi Wisata Menakjubkan di Sri Lanka, Terpilih sebagai Salah Satu Tempat Terbaik di 2025

Kapur tunjukkan bahwa ketika dia berbagi detail tentang “kesepian hidup setelah perceraian” itu berdampak baik untuk dia dan bisnisnya karena orang ingin tahu “orang di balik jabatan”.

Dia bilang kerentanan ini buat dia lebih mudah dihubungkan dan dipercaya, daripada seseorang yang menampilkan citra dirinya yang kebal.

“Kalau ada orang yang takut, saya kasih contoh waktu saya takut, seperti saat pertama kali berbicara di panggung atau saat pertama jadi manajer,” katanya.

“Saya bicara tentang bagaimana saya atasi itu dengan memiliki pasangan yang percaya pada saya dan bilang itu mungkin,” tambahnya.

Itu contoh bagus tentang cara bicara tentang orang tercinta di kantor, simpul Kapur, karena “itu tidak dilakukan untuk gosip, tapi untuk dukungan moral.”

Versi cerita ini awalnya terbit di Fortune.com pada 10 Februari 2023.

Tinggalkan komentar