Sepuluh Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia: Perspektif SETARA Institute dan SIGI

loading…

SETARA Institute bersama Sustainable-Inclusive Governance Initiative (SIGI) merilis Outlook untuk memproyeksikan tantangan dan peluang strategis terkait pemajuan Bisnis dan HAM Indonesia. Foto: Ilustrasi/SindoNews

JAKARTA – SETARA Institute bersama Sustainable-Inclusive Governance Initiative (SIGI) merilis sebuah Outlook untuk memproyeksikan tantangan dan kesempatan strategis dalam memajukan Bisnis dan HAM di Indonesia. Proyeksi ini dijelajahi melalui pemilihan 10 isu prioritas untuk satu tahun kedepan.

“Secara garis besar, tantangan utamanya ada pada model ekonomi Indonesia yang masih sangat kental dengan corak ekstraktivisme. Model ekonomi seperti ini cenderung memusatkan pembangunannya pada pemanfaatan sumber daya alam dan ruang hidup secara berskala besar,” ujar Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan, dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (12/2/2026).

Dia menjelaskan, model itu membawa risiko tinggi bagi entitas bisnis untuk melakukan pelanggaran HAM, yang tak jarang juga difasilitasi oleh negara. “Berdasarkan data Komnas HAM tahun 2025, korporasi masih menjadi salah satu terlapor tertinggi untuk aduan dugaan pelanggaran HAM, yaitu sebanyak 452 kasus,” katanya.

Baca juga: Susun Revisi UU HAM, Pigai Gandeng Jimly Asshiddiqie hingga Rocky Gerung

MEMBACA  Donald Trump memberlakukan tarif namun Kanada dan Meksiko membalas

Tinggalkan komentar