Kejuaraan Nasional Perdana PERBATI: Jalan Menuju Olimpiade 2028

Kamis, 12 Februari 2026 – 23:38 WIB

Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) resmi memulai babak baru untuk kebangkitan tinju nasional. Untuk pertama kalinya, PERBATI menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju yang dibuka langsung oleh Ketua Umum mereka, Ray Zulham Farras Nugraha. Pembukaan berlangsung di Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) Ragunan, Jakarta Selatan.

Kejurnas ini didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan berlangsung sampai 14 Februari 2026. Sebanyak 120 petinju dari 26 daerah ikut serta. Kompetisi langsung terasa ketat karena ajang ini adalah jalan menuju pelatnas dan even internasional.

Namun, Ray menekankan bahwa juara yang berkualitas hanya bisa datang dari proses yang bersih dan adil. "Saya minta wasit dan juri memberi penilaian secara fair. Kita harus hasilkan petinju terbaik untuk tingkatkan prestasi tinju Indonesia," tegasnya dalam sambutan.

Menurutnya, Kejurnas perdana ini harus jadi fondasi kuat untuk kembalikan kejayaan tinju amatir Indonesia. Target jangka panjangnya jelas: bersaing lagi di Olimpiade dan even dunia. Ray menilai, tanpa integritas dalam penilaian, mustahil dapatkan atlet terbaik yang siap bertarung di level Asia dan dunia.

Pesan sama disampaikan oleh Muhammad Arisa Putra Pohan, atau Boy, satu-satunya wasit/juri Indonesia yang pernah pimpin dua Olimpiade. Ia tekankan bahwa sejak berdiri dan jadi anggota World Boxing, PERBATI selalu pegang prinsip fair play sebagai utama. "Wasit dan juri harus utamakan penilaian objektif. Hanya dengan cara itu kita bisa lahirkan petinju terbaik yang bisa bawa nama Indonesia di kancah internasional," ujar Boy.

Seleksi Ketat Menuju Pelatnas dan Asian Championship

Kejurnas ini bukan cuma ajang adu gengsi antar daerah. PERBATI jadikan ini arena seleksi ketat untuk bentuk tim nasional masa depan. Petinju terbaik, khususnya dari kelompok usia U-19 dan U-23, akan dipersiapkan untuk Asian Boxing Championships U-19 & U-23 yang rencananya diadakan di Jakarta pada Juli 2026.

MEMBACA  Konvoi Damai Indonesia di Kudus Membangkitkan Semangat Rekonstruksi Gaza Palestina

Tidak hanya itu, PERBATI juga siapkan dua lapis pemusatan latihan nasional (pelatnas) agar tercipta persaingan sehat antar petinju. "Kami akan bentuk dua lapis pelatnas supaya ada kompetisi internal yang kuat. Mereka juga akan jalani training camp di luar negeri untuk hadapi kalender Asian Boxing, World Boxing, sampai kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028," jelas Ray.

Pesan tegas juga datang dari Sekjen PERBATI, Hengky Silatang. Ia pastikan tidak ada perlakuan istimewa, termasuk untuk atlet yang tampil di SEA Games 2025 Thailand.

Tinggalkan komentar