Ketegangan Meningkat! SM Entertainment Bekukan Aset EXO CBX Senilai Rp30 Miliar

Rabu, 11 Februari 2026 – 16:30 WIB

Korea, VIVA – Perseteruan antara SM Entertainment dan subunit EXO, yaitu Chen, Baekhyun, dan Xiumin (CBX), kembali memasuki babak baru. Kali ini, agensi mengambil langkah hukum dengan mengajukan pembekuan aset milik ketiga idol tersebut. Nilai aset yang dibekukan mencapai 2,6 miliar won atau setara lebih dari Rp30 miliar.

Baca Juga :
CBX Angkat Bicara Soal Comeback dan Fanmeeting Bareng EXO

Langkah hukum ini dilakukan untuk mengamankan klaim utang yang disebut berasal dari kesepakatan sebelumnya antara kedua belah pihak. Dalam perjanjian tersebut, Exo CBX diwajibkan membayar 10 persen dari pendapatan aktivitas individu mereka kepada SM Entertainment. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.

Baca Juga :
EXO-CBX vs SM Entertainment: Sidang Mediasi Jelang Comeback di Desember

Masalah ini sebenarnya sudah berjalan sejak 2023. Saat itu, Chen, Baekhyun, dan Xiumin mengumumkan pemutusan kontrak eksklusif mereka dengan SM Entertainment. Mereka menilai durasi kontrak yang berlaku tidak adil.

Setelah melalui proses negosiasi, pada Juni 2023 kedua pihak sepakat damai. Dalam kesepakatan tersebut, ketiga member diperbolehkan menjalankan aktivitas melalui perusahaan mereka sendiri, dengan syarat tetap menyetorkan 10 persen dari pendapatan individu kepada SM.

Baca Juga :
Hengkang dari SM Entertainment, Yeri dan Wendy Red Velvet Tinggalkan Pesan Emosional

Namun, situasi kembali memanas ketika ExoCBX menuduh SM tidak menjalankan sebagian isi perjanjian. Akibatnya, mereka menghentikan pembayaran royalti yang telah disepakati. Keputusan ini kemudian memicu konflik hukum yang kini semakin serius.

Menurut laporan media Korea melansir dari KBIZoom, SM Entertainment mengajukan permohonan sita sementara (provisional seizure) pada 9 dan 10 Februari. Aset yang menjadi target pembekuan antara lain:

  • Hak klaim jeonse (deposit sewa jangka panjang) milik Chen
  • Apartemen Baekhyun di Achun-dong, Guri, Provinsi Gyeonggi
  • Apartemen Xiumin di Hannam-dong, Distrik Yongsan, Seoul

    Apartemen Baekhyun diketahui memiliki luas 142 meter persegi dan dibeli pada Oktober 2023. Sementara itu, apartemen Xiumin seluas 166 meter persegi, dengan proses peralihan kepemilikan yang baru selesai pada 9 Januari lalu.

    Total nilai yang ingin diamankan SM melalui pembekuan ini adalah 2,6 miliar won, yang disebut sebagai bagian pendapatan 10 persen yang belum dibayarkan.

    Sita sementara atau pembekuan aset merupakan langkah hukum yang bertujuan mencegah pihak yang memiliki utang untuk menjual, memindahkan, atau mengalihkan asetnya. Langkah ini biasanya diambil ketika ada kekhawatiran bahwa aset dapat disembunyikan atau dicairkan, sehingga menyulitkan proses penagihan.

    Halaman Selanjutnya

    Kasus ini pun menjadi perhatian besar di industri hiburan Korea. Banyak pihak menyoroti bagaimana sengketa kontrak dan pembagian pendapatan antara artis dan agensi kembali mencuat, terutama di tengah perubahan pola kerja idol yang kini semakin mandiri.

MEMBACA  Maqdir Menilai Tuduhan KPK terhadap Hasto Copy Paste dan Berlawanan dengan Fakta Hukum

Tinggalkan komentar